width=
width=

Rano Karno Siap Jalankan Amanah PDIP di Pilkada 2024

MDINEWS – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rano Karno, menyatakan kesiapannya mengikuti perintah dan keputusan partai terkait pencalonannya dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. “Sebagai kader, saya siap mengikuti penugasan yang diputuskan oleh partai di mana pun, baik di Jakarta maupun di Banten,” ujar Rano di Festival Cisadane Tangerang, Banten, Selasa, 23 Juli 2024.

Gubernur Banten periode 2015-2017 ini menyebutkan bahwa namanya masih unggul dalam sejumlah survei terkait Pilkada Banten 2024. Namun, keputusan final masih menunggu pembahasan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. “Intinya, saya tidak bisa putuskan karena semua adalah keputusan partai. Karena setiap daerah memiliki karakteristik dan kepentingannya masing-masing,” tambah Rano, yang ditemani kader PDIP Kota Tangerang, Andri S. Permana.

Tidak hanya pencalonan dirinya, keputusan calon kepala daerah di tingkat kabupaten/kota juga menunggu keputusan DPP PDIP. PDIP di beberapa daerah, seperti Kota Tangerang dan Provinsi Banten, harus berkoalisi dengan partai politik lainnya, sehingga komunikasi terus berjalan. “Semua akan diumumkan oleh ketua umum,” lanjutnya.

Mengenai kemungkinan maju di Pilgub Jakarta, Rano menyatakan semua masih dalam proses. Terlebih, Jakarta ke depan akan kehilangan identitas sebagai ibu kota, sehingga perlu dipikirkan ikon baru. “Karena saya di DPP PDIP pada bidang budaya, bisa saja nanti Jakarta dibangun dari sudut kebudayaan. Sebab ekonomi di Jakarta sudah berjalan,” tuturnya.

Wacana Duet Airin dan Rano Karno di Pilgub Banten

Juru Bicara Tim Pemenangan Pilkada PDIP, Arya Seno Bagaskoro, menyatakan bahwa partainya sedang berkomunikasi intens dengan bakal calon gubernur Provinsi Banten, Airin Rachmi Diany. “Kami sedang melakukan komunikasi politik dengan banyak pihak, termasuk dengan Bu Airin,” kata Seno melalui pesan WhatsApp pada Ahad, 21 Juli 2024.

Seno menyebut kader PDIP, Rano Karno, dan Ade Sumardi sebagai kemungkinan calon yang akan diajukan dalam Pilgub Banten. PDIP sedang menjajaki kemungkinan duet antara Airin dan salah satu dari mereka. “Di Banten, dari internal kami ada nama Pak Rano Karno dan Pak Ade Sumardi,” ujarnya.

Seno menjelaskan bahwa Rano memiliki latar belakang budaya yang panjang, yang dianggap penting dalam politik. Sedangkan Ade Sumardi memiliki pengalaman kepemimpinan sebagai Wakil Wali Kota Lebak, Banten, selama dua periode.

Sebelumnya, Golkar telah mengusung Airin sebagai bakal calon gubernur Banten, yang hingga kini belum memiliki pasangan calon wakil gubernur. Sementara lawannya, Andra Soni-Dimyati Natakusumah, telah mendapatkan dukungan dari koalisi partai besar seperti Gerindra, PAN, PSI, PKB, Nasdem, PPP, dan Demokrat, yang membuat persaingan Pilgub Banten semakin ketat.

Dengan berbagai dinamika politik yang terjadi, PDIP terus memperkuat komunikasi dan strategi koalisi mereka untuk menghadapi Pilgub Banten 2024. Kesiapan Rano Karno dan Ade Sumardi sebagai calon potensial menunjukkan komitmen partai dalam menghadirkan pemimpin yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga mampu membawa nuansa budaya dan kepemimpinan yang kuat. Pilihan akhir mengenai calon yang akan diusung, serta kemungkinan duet dengan Airin Rachmi Diany, akan segera diumumkan oleh DPP PDIP. Sementara itu, masyarakat Banten menunggu dengan antusiasme siapa yang akan memimpin mereka dalam periode mendatang, berharap pemimpin terpilih mampu membawa perubahan positif bagi provinsi ini.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WWW.MDI.NEWS