MDI NEWS | NTT, – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan langsung pengamanan yang dilakukan Polri dalam event Internasional KTT Asean Summit di Labuan Bajo, NTT yang akan berlangsung pada 9-11 Mei 2023 nanti, dan dihadiri oleh 10 negara peserta Asean, diantaranya Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja dan Timor Leste.
Kunjungan Kapolri didampingi oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Dankor Brimob Komjen Pol Anang Revandoko, Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran, Kabaintelkam Polri Komjen Pol Wahyu Widada, Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma, Asops Kapolri Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Kakorlantas Polri Firman Shantyabudi, Asrena Irjen Pol Wahyu Hadiningrat, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandy Nugroho dan para Kasatgas yang tergabung dalam Operasi Komodo Terpusat 2023.
“Kita melihat beberapa titik, salah satunya saat ini kita berada di 91 Command Center tempat pusat kendali operasi terkait dengan seluruh rangkaian kegiatan yang akan kita laksanakan. Kita mengecek langsung bagaimana mulai dari bandara sampai dengan titik akomodasi kemudian sampai dengan tempat kegiatan semuanya termonitor dan terawasi,” ujar Kapolri di Command Center Jl. Trans Nala, Manggarai Barat, Rabu 3/5/2023.
Kapolri menjelaskan bahwa nantinya petugas-petugas semuanya bisa tersambung dan bisa melaporkan kegiatan mereka pada saat di lapangan dengan Command Center. Dan dari Command Center tentunya bisa memberikan perintah-perintah terkait dengan langkah-langkah dan kegiatan yang harus dilaksanakan.
“Kita cek juga tadi satun persatu terkait dengan fasilitas yang ada, Command Center bisa mendeteksi masyarakat yang datang baik tamu asing maupun masyarakat lokal identitasnya, kemudian juga kita pasang data-data orang yang harus diawasi yang ada di catatan kepolisian. Kita pastikan semuanya bisa berjalan baik,” jelas Kapolri.
Wilayah Labuan Bajo, NTT yang juga merupakan dekat dengan laut dan pantai. Kapolri memastikan pengaman juga akan dilakukan kepada semua kapal yang ada, dan bisa terdeteksi jenis kapalnya serta pemiliknya, dan KSOP (Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuahan) Labuan Bajo Hasan Sadili sudah memberikan akses kepada Polri.
“Ya dengan demikian semua jalur masuk baik lewat dermaga, bandara semua bisa terdeketeksi,” tambah Kapolri.
Kapolri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak akibat adanya rekayasa-rekayasa lalu lintas. Khususnya terkait pada saat ada delegasi yang melintas dan lewat.
“Terkait dengan ketidaknyamanan masyarakat yang mungkin terganggu akan pengalihan arus tentunya kita mohon maklum dan mohon maaf,” terang Kapolri.
“Mudah-mudahan seluruh persiapan dalam rangka pengamanan KTT Asean Summit berjalan dengan baik,” pungkas Kapolri.







