width=
width=

Mengenal Tupoksi DPR Sebagai Lembaga Tinggi Negara

MDI.NEWS | Jakarta – Saat mendengar kata DPR, sebagian orang langsung teringat pada kursi empuk di Senayan, sidang paripurna, atau perdebatan soal undang-undang. Tapi tahukah Anda, tugas pokok dan fungsi DPR ternyata sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari? Dari harga BBM, bansos, sampai jalan di kampung yang rusak, semua tak lepas dari peran DPR.

 

Tiga Fungsi Utama DPR:

Menurut UUD 1945, DPR memiliki tiga fungsi besar:

1. Fungsi Legislasi (Membuat Aturan)

Bayangkan kalau tidak ada aturan soal lalu lintas, bisa-bisa jalanan kacau. Nah, DPR bersama Presiden bertugas membuat Undang-Undang agar hidup masyarakat tertata. Misalnya, Undang-Undang Lalu Lintas, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, atau Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran.

 

2. Fungsi Anggaran (Mengatur Uang Negara)

Setiap tahun pemerintah menyusun APBN. DPR ikut membahas apakah anggaran itu adil dan bermanfaat bagi rakyat. Contoh nyata, ketika Anda menerima bantuan sosial, subsidi pupuk, atau program sekolah gratis, semua itu lewat proses persetujuan DPR.

 

3. Fungsi Pengawasan (Security Pemerintah)

Setelah aturan dan anggaran disepakati, DPR tidak tinggal diam. Mereka wajib mengawasi pelaksanaannya. Misalnya, kalau harga BBM naik tiba-tiba, DPR bisa memanggil menteri terkait untuk menjelaskan. Atau kalau ada proyek jalan tol mangkrak, DPR bisa turun tangan dengan hak angket maupun interpelasi.

 

Tidak Hanya di Senayan

Peran DPR juga terasa saat reses. Anggota DPR pulang ke daerah pemilihannya untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Mulai dari jalan desa yang berlubang, banjir yang tak kunjung selesai, hingga persoalan pupuk langka—semua itu bisa dibawa ke Senayan untuk diperjuangkan.

 

Selain itu, DPR juga menguji calon pejabat penting seperti pimpinan KPK atau Bank Indonesia. Jadi, kualitas pejabat yang mengurusi masalah korupsi, keuangan, hingga moneter juga ditentukan lewat tangan DPR.

 

Kenapa Penting Kita Paham Tupoksi DPR ?

Sering kali masyarakat salah paham dan berpikir DPR hanya bekerja saat sidang. Padahal, kinerja DPR menyentuh hampir semua aspek hidup rakyat. Dengan tahu tupoksinya, masyarakat bisa lebih kritis, tahu kapan harus menagih janji, dan paham bagaimana cara menyampaikan aspirasi dengan benar.

 

Imam Setiadi – Media Duta Indonesia

Penulis: Imam Setiadi Editor: Dudung
WWW.MDI.NEWS