width=
width=

James Cameron Ingatkan Dunia: Terminator Bisa Jadi Nyata Jika AI Tak Terkendali

MDI.NEWS | Teknologi – Bagi penikmat film fiksi ilmiah, era 80–90-an menyuguhkan tontonan spektakuler tentang robot dan teknologi canggih. Film legendaris seperti Terminator, Cyborg, dan RoboCop bukan hanya hiburan, melainkan refleksi imajinasi tentang masa depan peran teknologi dalam kehidupan manusia.

 

Kini, salah satu sutradara besar di balik karya tersebut, James Cameron, kembali mengingatkan dunia akan pesan yang pernah ia sampaikan melalui film The Terminator. Dalam wawancara dengan CTV News, Cameron menegaskan, “I warned you guys in 1984, and you didn’t listen.” Pernyataan itu merujuk pada kecemasan mendalamnya terhadap perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya ketika mulai dipersenjatai.

 

Menurut Cameron, skenario yang dulu dianggap sekadar fiksi ilmiah kini bergerak cepat ke arah nyata. Fakta bahwa senjata otonom dan sistem militer berbasis AI sudah menjadi agenda perdebatan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa dunia berada di persimpangan berbahaya. Tanpa regulasi yang jelas, teknologi ini bisa membawa manusia pada situasi yang pernah ia gambarkan dalam film: sebuah “kiamat ala Terminator”.

 

Peringatan ini bukan sekadar nostalgia seorang sineas, melainkan alarm global yang patut diperhatikan. Di satu sisi, AI memberi peluang besar untuk kemajuan sains, ekonomi, hingga kesehatan. Namun di sisi lain, jika digunakan tanpa kendali, AI berpotensi menyingkirkan peran manusia dan menciptakan ancaman serius terhadap keamanan dunia.

 

Para pakar teknologi dan pemimpin dunia kini ditantang untuk mengambil langkah konkret. Seperti halnya regulasi internasional terkait senjata nuklir, kecerdasan buatan pun mendesak untuk diawasi ketat agar tidak berubah menjadi senjata pemusnah massal generasi baru.

 

James Cameron mungkin berbicara lewat medium film hampir empat dekade lalu, namun gema pesannya kini terdengar lebih relevan dari sebelumnya: imajinasi bisa menjadi kenyataan, jika manusia lengah dalam mengendalikan teknologi yang mereka ciptakan sendiri.(Dari Berbagai Sumber)

 

Dudung: Media Duta Indonesia

Editor: Dudung
WWW.MDI.NEWS