MDI.NEWS, Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Jabodetabek, Nuriman, mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak melupakan peristiwa kelam G30S/PKI yang terjadi pada 30 September 1965.
Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi momentum refleksi bagi generasi penerus bangsa.
Nuriman menegaskan, bangsa Indonesia terdiri dari berbagai latar belakang dan perbedaan, namun harus tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berlandaskan Pancasila.
“Manusia terbentuk dari macam-macam idealis, akan tetapi kita jangan lupa dengan kesepakatan para leluhur kita dalam berbangsa dan bernegara. Selayaknya kita mengamalkan butir-butir nilai Pancasila yang bertujuan untuk Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia,” ujarnya, Minggu (14/9/2025) di Kantor Sekretariat FRN Counter Polri.
Nuriman juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menghormati jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Mereka adalah:
• Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani
• Letnan Jenderal TNI Anumerta S. Parman
• Letnan Jenderal TNI Anumerta MT. Haryono
• Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto
• Mayor Jenderal Anumerta D.I. Panjaitan
• Mayor Jenderal Anumerta Sutoyo Siswomiharjo
• Kapten Czi Anumerta Pierre Tendean
• Brigadir Jenderal TNI Anumerta Katamso Dharmokusumo
• Kolonel Inf Anumerta R. Sugiyono Mangunwiyoto
• AIP Karel Satsuit Tubun
Dalam kesempatan yang sama, Nuriman mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai benteng persatuan bangsa:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa → Menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab → Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan menghormati hak asasi manusia.
3. Persatuan Indonesia → Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan → Mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan perbedaan.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia → Mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan bagi seluruh rakyat.
Selain ditujukan kepada masyarakat luas, Nuriman juga memberikan pesan khusus kepada seluruh anggota FRN Counter Polri yang tergabung dalam Perkumpulan Wartawan se-Jabodetabek.
Ia menekankan agar para wartawan yang menjadi bagian dari FRN berperan aktif dalam memberikan informasi yang benar, mendidik, dan mencerahkan masyarakat, khususnya terkait sejarah bangsa dan nilai-nilai kebangsaan.
“Sebagai wartawan yang tergabung dalam FRN, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kebenaran informasi, melawan hoaks, serta menjadi corong yang menguatkan persatuan bangsa. Mari kita jadikan pena dan tulisan kita sebagai senjata dalam mempertahankan NKRI,” tegas Nuriman.
Nuriman menambahkan, peristiwa G30S/PKI harus menjadi pelajaran penting agar bangsa Indonesia tetap waspada terhadap segala bentuk ancaman ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
“Pengorbanan para Pahlawan Revolusi tidak boleh kita lupakan. Kita wajib melanjutkan perjuangan mereka dengan menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. ***







