width=
width=

Peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis di Semper Barat, Wujud Kepedulian untuk Anak dan Ibu

MDI.NEWS | Jakarta – Yayasan Mutiara Kaivan Gemilang (YMKG) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Semper Barat 2 di Jl. Tipar Cakung No. 9, RT 001 RW 01, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

 

Peresmian berlangsung khidmat dan disambut antusias warga. Kehadiran dapur ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah, sekaligus mendukung upaya pemerintah menurunkan angka stunting.

Sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, perwakilan Badan Gizi Nasional, unsur TNI-Polri, dan pengurus yayasan hadir dalam acara. Komandan Kodim 0502/JU Kolonel Inf. Doni Gredinan, SH., M.Tr.Han., dalam sambutannya menegaskan pentingnya dapur MBG: “Tidak semua anak bisa setiap hari makan daging, ayam, atau ikan. Program ini hadir untuk memastikan mereka mendapat gizi layak. Jaga kualitas dan kebersihannya agar manfaat benar-benar dirasakan,” ucapnya.

 

Kolonel Doni juga menyoroti potensi ekonomi dari program ini. “Satu dapur saja bisa menyerap 50 tenaga kerja. Kalau ribuan dapur berdiri, dampaknya luar biasa bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Ketua YMKG Vathurrohman, S.MM., menyampaikan target pembangunan 10 dapur MBG hingga akhir tahun 2025. “Besok kita resmikan dapur ketiga di Semper Agung. Semoga Desember target sepuluh dapur tercapai,” ujarnya.

 

Ia mengakui, pengelolaan dapur sosial berbeda dengan jasa boga komersial. “Kalau di katering pernikahan, satu porsi Rp70–100 ribu. Di sini harus menyesuaikan anggaran pemerintah. Meski tidak mudah, kami niatkan sebagai ibadah dan pengabdian bangsa,” jelasnya.

 

Kepala SPPG Semper Barat 2, Ahmad Zaelani, SE., menekankan peran dapur sebagai percontohan. “Lebih baik mata merah karena kurang tidur daripada dapur ini mendapat nilai merah,” katanya disambut tepuk tangan.

 

Ia juga menegaskan manfaat program ini bagi anak-anak: “Banyak anak jadi lebih semangat sekolah, bahkan bangun lebih pagi demi mendapat makanan bergizi,” tuturnya.

 

Sementara itu, ahli gizi Fachira memastikan menu MBG sesuai standar Isi Piringku, terdiri dari karbohidrat, protein nabati dan hewani, serta sayur. Hari itu, sekitar 3.000 porsi makanan sehat didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kecamatan Cilincing.

 

Acara ditutup dengan pemotongan pita, tumpeng, doa bersama, dan peninjauan dapur. Suasana hangat terasa antara pejabat, pengurus yayasan, dan masyarakat.

 

Kehadiran dapur MBG menegaskan komitmen YMKG dan SPPG dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

 

Redaksi: MDI.NEWS

Editor: Dudung
WWW.MDI.NEWS