Mdi.News DKJ Jakarta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali diperkuat dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sunter Agung 1 di DKJ Jakarta Utara, Selasa (16/9/2025).
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Komandan Kodim (Dandim) 0502/JU, Kolonel Infanteri Dony Gredinand.
SPPG merupakan dapur umum yang disiapkan untuk memasak dan mendistribusikan makanan bergizi bagi anak sekolah, ibu hamil, serta ibu menyusui. Program ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia.
Dalam sambutannya, Dandim 0502/JU menegaskan pentingnya keberadaan dapur gizi tersebut.
“SPPG hadir agar generasi bangsa mendapatkan asupan gizi cukup, sehat, dan seimbang, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi emas Indonesia,” ujar Dony.
Ia juga menekankan peran Kodim 0502/JU dalam mendukung program MBG, mulai dari pendampingan, komunikasi, hingga memastikan distribusi berjalan sesuai instruksi pemerintah pusat.
“Di wilayah ini mungkin ada beberapa dapur. Harapannya tidak terjadi perebutan, semua akan mendapatkan jatah sesuai arahan,” tambahnya.
Menurut data pemerintah daerah, Jakarta Utara menargetkan 124 dapur MBG, dengan 26 dapur sudah beroperasi. SPPG Sunter Agung 1 sendiri saat ini melayani 3.117 siswa penerima manfaat.
Dony juga berpesan kepada pengelola dapur agar melibatkan warga sekitar.
“Selain untuk pemenuhan gizi, keberadaan SPPG juga diharapkan bisa memberdayakan ekonomi masyarakat setempat,” katanya.
Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk bersama mendukung program ini.
“Dengan dukungan semua pihak, dapur MBG dapat berjalan baik, berkesinambungan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Jakarta Utara,” ujarnya.
Program MBG sendiri berada di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, serta didukung oleh sistem digital nasional untuk memastikan transparansi distribusi.







