width=
width=
TOKOH  

Jadi Anggota PKI, Eks Bupati Boyolali Suali Dwijosukanto Akhir Hidupnya Tragis

MDI.NEWS | Tokoh – Kisah kelam kejahatan PKI tertoreh sebagai sejarah hitam bangsa Indonesia. Kebiadaban yang melampaui batas nalar kemanusiaan, sadar atau tidak, harus diabadikan sebagai pelajaran bagi generasi hari ini dan masa depan.

 

Penetrasi PKI tidak hanya terjadi di kalangan elit politik, militer, maupun istana, tetapi juga merambah ke masyarakat hingga tingkat kepala daerah. Salah satu tokoh yang tercatat adalah Suali Dwijosukanto, Bupati Boyolali periode 1958–1965.

 

Dikutip dari Intisari.grid.id, Suali bergabung dengan PKI sebelum akhirnya terpilih menjadi anggota DPRD Boyolali dan kemudian menduduki jabatan Bupati. Menurut pegiat sejarah Boyolali, R. Surojo, Suali memang dikenal sebagai pimpinan komunis di wilayah tersebut.

 

 “Pak Suali (Dwidjo S) itu komunis. Pimpinan Komunis di Boyolali,” ujar Surojo sebagaimana dikutip dari Tribun Solo.

 

Suali diangkat sebagai Bupati Boyolali pada tahun 1958, menggantikan M. Sastro Handjojo (1951–1958). Namun, pasca meletusnya G30S tahun 1965, Suali langsung diberhentikan dari jabatannya. Tidak berhenti di situ, ia kemudian dieksekusi mati karena keterlibatannya dengan PKI.

Mengenai lokasi eksekusi, terdapat beberapa versi. Ada yang menyebutkan terjadi di Kampung Randu alas, Boyolali Kota. Versi lain menyebut di wilayah Kecamatan Musuk dan berakhir di sekitar Desa Karangnongko. Hingga kini, lokasi persisnya masih menjadi bahan kajian.

Yang pasti, eksekusi terhadap Suali dilakukan secara terbuka dan disaksikan banyak masyarakat, berbeda dengan Ketua PKI D.N. Aidit yang dieksekusi di tempat khusus oleh militer.

 “Eksekusi Suali yang diseret pakai mobil itu banyak dilihat masyarakat umum,” jelas Surojo.

Selain eksekusi tragisnya, foto-foto Suali juga sempat dihapus dari deretan potret Bupati Boyolali. Namun kini, foto dirinya telah dikembalikan dan terpajang kembali di Kantor Arsip dan Perpustakaan Boyolali.

Dudung – MDI.NEWS

Editor: Dudung
WWW.MDI.NEWS