MDI.NEWS, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolda Brigjen Pol. Dekananto Eko Purnomo, S.I.K., M.H., meninjau langsung proses pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lapangan Polsek Palmerah, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, Jumat (3/10).
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Irwasda, Karorena, Karolog, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, serta Wakapolres Metro Jakarta Barat. Rombongan Kapolda tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut jajaran Polres Metro Jakarta Barat.
Kunjungan ini menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain meninjau pembangunan SPPG, Kapolda Metro Jaya juga memeriksa layanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Palmerah.
Groundbreaking dan Penerima Manfaat
Peletakan batu pertama pembangunan SPPG Lapangan Polsek Palmerah sebelumnya dilakukan pada 6 Agustus 2025. SPPG tersebut dibangun untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis.
Sebanyak delapan sekolah dengan total 4.200 murid ditetapkan sebagai penerima manfaat dari layanan SPPG ini. Sekolah tersebut di antaranya:
SMAN 78 (1.179 siswa)
SMPN 111 (934 siswa)
SD Palmerah 21 & 22 Pagi (352 siswa)
SD Palmerah 09 Pagi (311 siswa)
SMAN 88 (855 siswa)
SDN Kemanggisan 13 Pagi (335 siswa)
TK Tunas Muda 1 IKKT (116 siswa)
TK Kemala (104 siswa)
“Diperkirakan sekitar 4.200 penerima manfaat dari delapan sekolah di sekitar lokasi ini. Kami prioritaskan sekolah yang berada di sekitar titik pembangunan SPPG terlebih dahulu,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi.
Menurut Twedi, Lapangan Polsek Palmerah dipilih karena terdapat sejumlah sekolah di sekitarnya yang belum tercatat sebagai penerima manfaat MBG.
“Lokasi ini strategis, banyak sekolah yang memang belum mendapat program MBG. Karena itu, titik ini kami pilih dan mendapat sambutan baik dari para kepala sekolah. Lahan yang digunakan sekitar 700 meter persegi,” jelasnya.
Terkait tenaga operasional SPPG, Polres Metro Jakarta Barat akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Nanti akan diverifikasi oleh BGN siapa saja yang memenuhi kualifikasi sebagai petugas operasional SPPG,” ungkap Twedi.
Ia menambahkan, pembangunan SPPG ditargetkan selesai dalam tiga bulan ke depan.
“Kami upayakan bisa selesai tepat waktu dan segera beroperasi,” tegasnya.







