MDINEWS | Jakarta – Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengumumkan capaian luar biasa dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG), di mana lebih dari 50,5 juta penduduk Indonesia telah berpartisipasi. Program ini merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan diri sekaligus mendeteksi dini potensi penyakit.
Partisipasi massal tersebut terbagi dalam dua jalur, dengan 34,3 juta orang mengikuti CKG Umum dan 16,2 juta lainnya merupakan peserta dari CKG Sekolah. Melalui pemeriksaan ini, terkuak berbagai kondisi kesehatan yang perlu menjadi perhatian serius.
Beragam Masalah Kesehatan Terungkap di Seluruh Lapisan Usia
Data hasil pemeriksaan menunjukkan pola masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Pada kelompok dewasa, temuan terbesar adalah gaya hidup sedentari, di mana 96% partisipan kurang melakukan aktivitas fisik. Masalah lainnya meliputi gangguan gigi (41,9%), obesitas sentral (32,9%), dan kelebihan berat badan atau obesitas (24,4%).
Masalah kesehatan juga tidak pandang bulu dan ditemukan di semua kelompok umur:
- Remaja:Cenderung kurang aktivitas fisik, memiliki karies gigi, dan menderita anemia.
- Lansia:Banyak yang menghadapi hipertensi dan juga kurang bergerak.
- Anak dan Balita:Masih dijumpai masalah gigi berlubang, stunting (pendek), dan wasting (kurus).
- Bayi Baru Lahir:Berisiko mengalami berat badan lahir rendah, penyakit jantung bawaan kritis, dan gangguan pada saluran empedu.
Berbagai Motivasi di Balik Tingginya Partisipasi
Kemenkes menganalisis bahwa tingginya antusiasme masyarakat dilatarbelakangi oleh beragam alasan. Mulai dari keinginan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara pasti, memanfaatkan fasilitas tanpa biaya, kekhawatiran akan penyakit tersembunyi, hingga imbauan dari lingkungan sosial seperti teman, tempat kerja, atau tenaga kesehatan.
Apapun motivasinya, partisipasi ini dinilai sebagai langkah awal yang positif menuju budaya hidup sehat. Kemenkes menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada seluruh tenaga medis, puskesmas, dan pemerintah daerah yang telah bersinergi menyukseskan program ini.
Ke depan, program CKG diharapkan dapat terus menjadi katalis untuk memperkuat perilaku hidup sehat dan budaya deteksi dini, guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas.
Sumber:
@sehatnegeriku.kemkes.go.id @KemenkesRI @kemenkes_ri Siaran Radio Kesehatan







