MDI .NEWS | Kota Bekasi – Dalam sesi podcast, Teh Ike memaparkan perjalanan awal dirinya saat ditunjuk menjadi Penjabat Kepala Desa Sumberjaya oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Ia menjelaskan bahwa ketika dirinya dilantik, Desa Sumberjaya sedang menghadapi turbulensi besar akibat mencuatnya kasus dugaan korupsi yang melibatkan dana desa dengan nilai mencapai lebih dari Rp 2 miliar.
Isu tersebut sempat menjadi perhatian publik, bahkan viral di berbagai platform media sosial, karena besarnya nilai temuan dan dampaknya terhadap pelayanan publik desa.
“Ketika saya dilantik, saya langsung dihadapkan pada situasi yang cukup berat. Bukan hanya soal pemerintahan yang harus ditata ulang, tapi juga kepercayaan masyarakat yang menurun akibat kasus yang mencuat dan menjadi viral secara nasional,” jelas Teh Ike.
Komitmen Membongkar Kasus dan Membangun Desa
Dalam kesempatan tersebut, Teh Ike menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh aparatur desa berkomitmen penuh untuk menuntaskan seluruh persoalan yang berkaitan dengan dugaan korupsi. Serangkaian langkah pembenahan administratif, audit internal, hingga koordinasi dengan pihak penegak hukum telah dilakukan sejak awal ia menjabat.
“Alhamdulillah, dengan kerja sama berbagai pihak, satu per satu persoalan mulai terang. Semua yang tadinya tertutup kini dibuka secara transparan. Tujuan kami hanya satu: mengembalikan marwah Desa Sumberjaya,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa transparansi, percepatan pembangunan, dan pemulihan kepercayaan masyarakat kini menjadi fokus utama pemerintah desa.
“Kami berkomitmen mengejar kemajuan, memberantas praktik yang merugikan masyarakat, dan mempercepat pembangunan. Desa Sumberjaya harus kembali berdiri tegak, kuat, dan dipercaya,” tambahnya.
Penutup
Podcast bersama AsMEN tersebut menjadi ruang penting bagi publik untuk melihat langsung keseriusan Teh Ike dalam memimpin Desa Sumberjaya di tengah tantangan besar. Kehadirannya juga membuka harapan baru bagi warga, bahwa pemerintahan desa kini berjalan dengan lebih transparan, tertib, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Husni Solihin- MDI.NEWS







