MDINEWS | BEKASI – Indonesia kembali menunjukkan kepada dunia betapa kayanya negeri ini akan keanekaragaman hayati. Pada 18 November 2025, tim peneliti botani menemukan bunga Rafflesia hasseltii yang baru mekar di kawasan hutan Sumatra. Spesies ini termasuk dalam keluarga Rafflesiaceae, serta dikenal sebagai salah satu bunga parasit terbesar dan paling menakjubkan di dunia.
Rafflesia hasseltii memiliki keunikan yang tidak dimiliki flora lain. Tanpa daun, batang, dan akar, bunga ini bergantung sepenuhnya pada tanaman inang, terutama jenis Tetrastigma, untuk bertahan hidup. Aroma menyengat yang dikeluarkan saat mekar bertujuan menarik lalat dan serangga tertentu sebagai penyerbuk. Karena siklus hidupnya yang rumit, proses mekarnya Rafflesia menjadi kejadian langka dan membutuhkan pengamatan mendetail dari para peneliti.
Penemuan ini disambut sebagai kabar baik bagi dunia konservasi. Di tengah meningkatnya aktivitas deforestasi, pembangunan lahan permukiman, dan eksploitasi sumber daya alam, Rafflesia menjadi salah satu spesies yang paling terancam punah. Hanya habitat hutan hujan tropis yang masih terjaga yang memungkinkan bunga ini tetap hidup dan berkembang biak.
Menurut salah satu ahli botani yang terlibat dalam penelitian ini, temuan terbaru bukan hanya menjadi pencapaian ilmiah, tetapi juga peringatan penting bagi kita semua.
“Menjaga alam berarti menjaga identitas dan warisan terbesar Indonesia. Ketika kita kehilangan satu spesies, kita kehilangan bagian dari diri kita,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah bersama organisasi konservasi lokal diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian kawasan hutan, terutama area yang menjadi rumah bagi flora endemik seperti Rafflesia. Program penelitian berkelanjutan, edukasi masyarakat, hingga ekowisata berbasis konservasi menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan spesies ini.
Rafflesia hasseltii adalah simbol kekayaan alam Nusantara. Kemunculannya yang kembali tercatat pada tahun 2025 bukan hanya prestasi ilmiah, melainkan juga pengingat untuk terus merawat bumi tempat kita berpijak. Indonesia memiliki banyak keajaiban alam yang belum sepenuhnya terungkap — dan menjadi tugas kita untuk memastikan keajaiban itu tetap hidup untuk masa depan.







