width=
width=

Komdigi Kerahkan Internet Darurat SATRIA-1, Ribuan BTS di Sumatera Mulai Dipulihkan

Foto: Ilustrasi

MDINEWS | Bekasi — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus melakukan percepatan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Berdasarkan laporan per 30 November 2025, sebanyak 2.349 Base Transceiver Station (BTS) di 58 kabupaten/kota mengalami gangguan akibat pemadaman listrik (power failure) dan gangguan transmisi jaringan.

Aceh Jadi Wilayah Paling Terdampak

Di Provinsi Aceh, tercatat 1.608 BTS atau 47,10% dari total 3.414 BTS tidak beroperasi. Mayoritas kerusakan disebabkan oleh padamnya listrik di 1.417 titik serta kendala transmisi jaringan pada 191 titik.

Sumatra Utara & Barat Alami Gangguan Serupa

Di Sumatra Utara, gangguan terjadi pada 667 BTS atau 6,94% dari total 9.612 BTS. Dari jumlah itu, 663 BTS terdampak karena gangguan listrik, dan 4 BTS akibat kendala transmisi. Pemerintah melaporkan 40 BTS telah berhasil dipulihkan.

Sementara itu di Sumatra Barat, 74 BTS atau 1,98% dari total 3.739 BTS ikut terdampak, dengan rincian 64 BTS akibat pemadaman listrik, 9 BTS karena gangguan transmisi, serta 1 BTS mengalami kerusakan fisik pada tower.

Komdigi Siagakan 10 Titik Internet Darurat Berbasis SATRIA-1

Untuk menjaga layanan komunikasi tetap berjalan pada wilayah-wilayah kritis, Komdigi mengaktifkan 10 titik konektivitas darurat menggunakan satelit SATRIA-1. Titik-titik tersebut tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, meliputi:

  1. Masjid Baitul Gafur, Aceh Utara

  2. Command Center Aceh Tengah

  3. Kantor Wali Kota Lhokseumawe

  4. Kota Langsa

  5. Aceh Timur

  6. Aceh Tamiang

  7. Bandara Pinangsori/Dr. F.L. Tobing, Tapanuli Tengah

  8. SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Tapanuli Tengah

  9. Jorong Bukik Malanca, Agam, Sumatra Barat

  10. UPT BNPB Regional Padang

Selain itu, pemerintah turut bekerja sama dengan Starlink Indonesia untuk menyediakan 32 perangkat Starlink guna mendukung percepatan pemulihan jaringan di daerah yang terdampak paling parah.

Upaya Pemulihan Terus Dipercepat

Komdigi menegaskan bahwa proses normalisasi jaringan masih terus berlangsung secara bertahap, seiring perbaikan infrastruktur kelistrikan dan jaringan transmisi. Pemerintah memastikan seluruh tim teknis dari operator dan instansi terkait dikerahkan untuk memulihkan layanan telekomunikasi agar masyarakat kembali dapat berkomunikasi dengan normal.

Sumber: Kemkomdigi

WWW.MDI.NEWS