MDI.NEWS, Serang -– Polda Banten menggelar Rapat Koordinasi Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Maung 2026 sebagai langkah awal mematangkan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Selasa (20/01/2026), dan diikuti oleh jajaran kepolisian serta instansi terkait.
Rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi, strategi, dan pola pengamanan lintas sektor guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri. Fokus pembahasan meliputi kesiapan personel, sarana prasarana, serta skema pengaturan lalu lintas dan pengamanan objek vital.
Kepala Biro Operasi Polda Banten Kombes Pol Yofie Girianto dalam arahannya menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Maung 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. “Operasi ini difokuskan pada pengamanan jalur transportasi, pusat keramaian, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Yofie juga memaparkan evaluasi Operasi Ketupat Maung 2025 sebagai bahan perencanaan tahun ini. Ia menyebutkan adanya peningkatan mobilitas di sektor pelabuhan, baik dari sisi kapal, trip penyeberangan, maupun jumlah penumpang, terutama pada puncak arus mudik dan balik Lebaran.
Lebih lanjut dijelaskan, puncak arus mudik pada 2025 terjadi pada H-3 Lebaran dengan ratusan ribu penumpang dan puluhan ribu kendaraan, sementara arus balik memuncak pada H+5. Selain itu, kawasan wisata Anyer mengalami lonjakan kunjungan signifikan pasca-Lebaran dengan tingkat okupansi hotel yang tinggi dan penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional.
Untuk Operasi Ketupat Maung 2026, Polda Banten akan mengamankan berbagai objek strategis dan pusat aktivitas masyarakat. Pengamanan mencakup ratusan masjid dan lokasi Salat Idulfitri, puluhan tempat wisata dan pusat perbelanjaan, pelabuhan, stasiun kereta api, terminal, rest area, hingga buffer zone guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 54 pos akan didirikan yang terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Total personel yang dilibatkan mencapai 3.416 orang, gabungan dari Polda Banten dan instansi terkait, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Kombes Pol Yofie menegaskan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan di sejumlah pelabuhan. “Pelabuhan Merak diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan umum hingga bus, Pelabuhan Ciwandan untuk sepeda motor dan angkutan tertentu, serta Pelabuhan BBJ bagi kendaraan berat dan berukuran besar,” jelasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Polda Banten berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar. (***)







