width=
width=
AGAMA  

Nisfu Sya’ban, Momentum Muhasabah dan Persiapan Menuju Ramadhan

Foto: Ilustrasi

MDI NEWS – Umat Islam kembali menyambut Nisfu Sya’ban, malam pertengahan bulan Sya’ban yang jatuh pada malam ke-15 dalam kalender Hijriah. Momentum ini dikenal sebagai waktu untuk memperbanyak doa, memperbaiki diri, dan mempersiapkan hati menyambut bulan suci Ramadhan.

Dalam tradisi Islam, Nisfu Sya’ban dimaknai sebagai malam penuh ampunan. Sejumlah ulama menjelaskan bahwa pada malam ini Allah SWT membuka pintu rahmat dan pengampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bertaubat dan mendekatkan diri.

Rasulullah ﷺ juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah di bulan Sya’ban. Dalam sebuah riwayat, Sya’ban disebut sebagai bulan diangkatnya amal manusia kepada Allah SWT, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah sebelum memasuki Ramadhan.

Di berbagai daerah, Nisfu Sya’ban diperingati dengan beragam kegiatan keagamaan, seperti membaca Surah Yasin, doa bersama, dzikir, shalat sunnah, hingga tausiyah keislaman. Tradisi tersebut menjadi sarana memperkuat ukhuwah sekaligus menghidupkan nilai spiritual di tengah masyarakat.

Para ulama juga mengingatkan bahwa esensi Nisfu Sya’ban tidak hanya terletak pada ritual semata, tetapi pada muhasabah diri. Momen ini menjadi pengingat untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia, membersihkan hati dari dendam, serta menumbuhkan niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Menjelang Ramadhan, Nisfu Sya’ban menjadi penanda penting untuk mulai mempersiapkan diri, baik secara fisik, mental, maupun spiritual. Dengan memperbanyak doa dan amal kebaikan di bulan Sya’ban, umat Islam diharapkan dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan iman yang lebih kuat.

Nisfu Sya’ban pun menjadi pengingat bahwa setiap manusia diberi kesempatan untuk berubah. Selama pintu taubat masih terbuka, setiap hamba memiliki ruang untuk kembali dan memperbaiki langkah menuju ridha Allah SWT.

WWW.MDI.NEWS