MDI.NEWS, Old Trafford —- Manchester United kembali meraih kemenangan penting usai menaklukkan Fulham dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (1/2/2026). Hasil ini menegaskan tren positif Setan Merah, sekaligus menunjukkan perubahan sikap bermain yang lebih tenang dan terukur.
MU tidak sepenuhnya mendominasi pertandingan. Fulham tampil agresif dan beberapa kali memberi tekanan serius, khususnya di lini belakang. Namun perbedaan utama terlihat pada cara MU merespons situasi sulit.
Alih-alih panik, MU memilih mengontrol tempo dan menjaga struktur permainan hingga menemukan celah yang tepat.
Tiga gol yang dicetak MU menjadi bukti efektivitas. Peluang tidak datang berlimpah, tetapi mampu dimaksimalkan dengan penyelesaian akhir yang jitu. Aspek ini kerap menjadi masalah MU dalam beberapa musim terakhir, terutama saat menghadapi laga-laga ketat.
Dari sisi permainan, lini tengah MU terlihat lebih fungsional sebagai pengatur ritme. Transisi menyerang dilakukan dengan lebih sabar, sementara keputusan bertahan maupun menyerang terasa lebih matang. Jika ada peran pelatih dalam kemenangan ini, maka kontribusinya terletak pada penataan permainan, bukan sekadar faktor individual.
Meski menang, MU masih menyimpan pekerjaan rumah. Dua gol Fulham memperlihatkan celah di sektor pertahanan, terutama saat menghadapi serangan cepat. Kelemahan ini perlu segera dibenahi jika MU ingin bersaing secara konsisten.
Namun demikian, kemenangan ini tetap bernilai penting. MU menang bukan karena tampil sempurna, melainkan karena mampu menjaga fokus dan kepala dingin hingga laga usai. Inilah jenis kemenangan yang menjadi fondasi kebangkitan tim besar.







