width=
width=

Siswa SD Meninggal di NTT, Terungkap Keluarga Tak Pernah Terima Bansos

Foto : Istimewa

MDI NEWS – Ngada NTT. Tragedi meninggalnya YBR (10), seorang siswa sekolah dasar di Desa Naruwolo, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, mengungkap fakta memprihatinkan di balik peristiwa tersebut.

Terungkap, keluarga korban tidak pernah menerima bantuan sosial pemerintah selama bertahun-tahun. Bocah tersebut diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan ekonomi keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar, termasuk perlengkapan sekolah.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus memantik perhatian publik terhadap efektivitas penyaluran bantuan sosial di daerah. Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) kemudian menelusuri penyebab keluarga korban tidak terdata sebagai penerima bantuan.

Kepala Dukcapil Ngada, Gerardus Reo, menjelaskan bahwa persoalan utama terletak pada administrasi kependudukan.
“Ibu korban masih tercatat ber-KTP Kabupaten Nagekeo, meskipun sudah sekitar 11 tahun menetap di Desa Naruwolo,” ujar Gerardus, Kamis (5/2/2026).

Kondisi tersebut membuat keluarga korban tidak masuk dalam basis data penerima bantuan sosial di Kabupaten Ngada. Pasca kejadian, Dukcapil Ngada langsung melakukan layanan jemput bola dengan mendata serta memproses perpindahan domisili keluarga korban.

Gerardus menegaskan, seluruh dokumen kependudukan akan segera diselesaikan agar keluarga korban dapat mengakses layanan dan bantuan pemerintah.

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya akurasi data kependudukan demi menjamin hak sosial masyarakat, khususnya kelompok rentan.
(Sumber: Liputan 6)

Imam Setiadi – MDINEWS

WWW.MDI.NEWS