MDI NEWS – Memasuki hari ke-7 Ramadan, umat Muslim diingatkan untuk terus memperkuat niat dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah puasa. Pada fase awal Ramadan ini, konsistensi menjadi kunci agar semangat beribadah tidak menurun dan hati tetap terjaga dalam ketaatan.
Selain memperbanyak tilawah Al-Qur’an, sedekah, dan istighfar, umat Islam juga dianjurkan membaca doa khusus di hari ke-7 Ramadan sebagai bentuk permohonan pertolongan kepada Allah SWT agar dimudahkan dalam menjalankan ibadah.
Doa Puasa Hari ke-7 (Arab)
اللَّهُمَّ أَعِنِّي فِيهِ عَلَى صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ، وَجَنِّبْنِي فِيهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَآثَامِهِ، وَارْزُقْنِي فِيهِ ذِكْرَكَ بِدَوَامِهِ، بِتَوْفِيقِكَ يَا هَادِيَ الْمُضِلِّينَ.
Artinya:
“Ya Allah, tolonglah aku dalam menjalankan puasa dan ibadah malamnya, jauhkanlah aku dari kesalahan dan dosa di dalamnya, serta anugerahkanlah kepadaku untuk senantiasa mengingat-Mu, dengan taufik-Mu wahai Pemberi petunjuk bagi orang-orang yang tersesat.”
Doa ini mengandung tiga permohonan penting:
-
Memohon pertolongan dalam berpuasa dan qiyamul lail – Ibadah tidak hanya membutuhkan niat, tetapi juga kekuatan dan keteguhan yang datang dari Allah SWT.
-
Dijauhkan dari kesalahan dan dosa – Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, pandangan, dan perilaku.
-
Dikaruniai zikir yang terus-menerus – Hati yang senantiasa mengingat Allah akan lebih tenang dan terhindar dari godaan.
Hari ke-7 menjadi momentum refleksi: sejauh mana puasa telah membentuk kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan dalam diri kita.
Ramadan adalah madrasah spiritual yang melatih ketakwaan. Dengan doa dan kesungguhan, setiap Muslim diharapkan mampu menyempurnakan ibadahnya hingga akhir bulan suci.
Semoga di hari ke-7 ini, kita diberi kekuatan untuk istiqamah dan meraih keberkahan Ramadan.
MDI NEWS – Inspirasi Ramadan untuk Umat.







