width=
width=
AGAMA  

Doa Puasa Hari ke-8 Ramadan: Memohon Rahmat dan Dijauhkan dari Kekerasan Hati

Ilustrasi

MDI NEWS – Memasuki hari ke-8 Ramadan, umat Muslim diajak untuk semakin memperhalus hati dan memperkuat empati terhadap sesama. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membersihkan jiwa dari sifat keras hati, ego, dan amarah.

Pada hari ke-8 ini, umat Islam dianjurkan membaca doa khusus sebagai bentuk permohonan agar dilimpahi rahmat serta dijauhkan dari sifat-sifat tercela.

Doa Puasa Hari ke-8 (Arab)

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ رَحْمَةَ الْأَيْتَامِ، وَإِطْعَامَ الطَّعَامِ، وَإِفْشَاءَ السَّلَامِ، وَصُحْبَةَ الْكِرَامِ، بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الْآمِلِينَ.

Artinya:

“Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku pada hari ini kasih sayang kepada anak-anak yatim, memberi makan (kepada yang membutuhkan), menyebarkan salam, dan bersahabat dengan orang-orang mulia, dengan kemurahan-Mu wahai tempat berlindung orang-orang yang berharap.”

Doa hari ke-8 Ramadan mengandung pesan sosial dan spiritual yang mendalam:

  • Menumbuhkan kasih sayang kepada anak yatim – Ramadan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial.
  • Memberi makan kepada yang membutuhkan – Amal sederhana yang bernilai besar di sisi Allah SWT.
  • Menyebarkan salam – Menciptakan kedamaian dan mempererat ukhuwah.
  • Bersahabat dengan orang-orang saleh – Lingkungan yang baik akan menjaga keimanan.

Hari ke-8 Ramadan mengingatkan bahwa kesalehan tidak hanya bersifat personal, tetapi juga sosial. Ibadah yang sempurna tercermin dalam kepedulian terhadap sesama dan akhlak yang lembut.

Semoga di hari ke-8 ini, hati kita semakin dipenuhi rahmat, langkah kita dimudahkan dalam berbuat kebaikan, dan Ramadan menjadi titik balik menuju pribadi yang lebih baik.

MDI NEWS – Menguatkan Iman, Menghidupkan Kepedulian.

WWW.MDI.NEWS