MDI.NEWS , Jakarta – Pemerintah Kecamatan Cilincing menertibkan dan membongkar sekitar 16 bangunan berupa warung, toko, dan bengkel di Jalan Akses Marunda, tepatnya di depan SMP Negeri 244 Jakarta, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Pada Kamis (29/10/2026).
Penertiban tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum sekaligus mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut. Kegiatan pembongkaran dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cilincing dengan melibatkan Kelurahan Cilincing, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Dinas Perhubungan, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, serta unsur TNI dan kepolisian. Seluruh unsur terkait bersinergi dalam pelaksanaan penataan kawasan tersebut.
Dilansir dari akun Ig teropongrakyat.co, Penertiban dilakukan menyusul keluhan masyarakat mengenai keberadaan warung penjual kartu dan pengisian saldo uang elektronik atau E-Toll di sepanjang jalan. Aktivitas truk kontainer yang berhenti untuk melakukan transaksi di lokasi tersebut kerap menghambat arus kendaraan dan menyebabkan kemacetan panjang. Selain itu, sejumlah bangunan diduga berdiri di atas saluran air sehingga berpotensi mengganggu fungsi drainase.
Kepala Satpol PP Kecamatan Cilincing, Roslely Tambunan, S.AP., M.MTr., menjelaskan bahwa pembongkaran telah melalui tahapan pemberitahuan dan peringatan kepada pemilik bangunan. Petugas sebelumnya memberikan imbauan agar bangunan dibongkar secara mandiri, kemudian dilanjutkan dengan Surat Peringatan (SP) 1, SP 2, hingga SP 3 sebelum tindakan penertiban dilaksanakan.
“Setelah kami memberikan imbauan untuk membongkar sendiri, tahapan berikutnya adalah pemberian SP 1, SP 2, dan SP 3. Karena seluruh tahapan tersebut sudah dilaksanakan, hari ini kami melakukan penertiban untuk menata kembali kawasan ini,” ujar Roslely.
Ia menyebutkan, terdapat sekitar 16 bangunan yang menjadi sasaran penertiban, terdiri atas warung, toko, dan tempat usaha lainnya, termasuk bengkel. Pembongkaran tersebut diharapkan dapat menghilangkan hambatan di tepi jalan sehingga aktivitas kendaraan, khususnya truk kontainer, tidak lagi memicu kemacetan seperti sebelumnya.
Sementara itu, Lurah Cilincing, Yuyun Yuniarti, S.AP., M.Si., menyampaikan bahwa penertiban akan dilanjutkan dengan pembenahan infrastruktur di kawasan tersebut. Pemerintah berencana membangun trotoar melalui Suku Dinas Bina Marga serta melakukan normalisasi saluran air oleh Suku Dinas Sumber Daya Air agar fungsi drainase kembali optimal.
“Setelah pembongkaran selesai, kawasan ini akan ditata kembali. Selanjutnya, dilakukan pembangunan trotoar untuk fasilitas pejalan kaki dan normalisasi saluran air agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya,” jelas Yuyun.
Melalui penertiban dan penataan tersebut, Pemerintah Kecamatan Cilincing berharap kawasan Jalan Akses Marunda menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan maupun pejalan kaki. Pengembalian fungsi trotoar dan saluran air juga diharapkan dapat mendukung kelancaran lalu lintas serta mencegah munculnya kembali bangunan yang menggunakan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya. (***)
Foto : tangkapan layar teropongrakyat.co






