MDI.NEWS | Jakarta — Menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025, jajaran pengurus Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) menggelar rapat koordinasi terakhir di Kantor AWPI Manggarai, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2025).
Rapat yang dipimpin oleh Tiwi, selaku Humas AWPI, dihadiri para pengurus DPD dan DPC dari berbagai daerah. Dalam arahannya, Tiwi menekankan pentingnya sinergi, disiplin, dan kekompakan seluruh panitia agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.
“Semua harus kompak dan mengikuti arahan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Salah satu keputusan penting dalam rapat adalah penggunaan pakaian adat bagi peserta saat pelaksanaan Rapimnas, sebagai simbol semangat kebinekaan dalam tubuh organisasi wartawan. Sementara panitia keamanan akan mengenakan pakaian safari dan dilengkapi handy talkie (HT) untuk memperkuat koordinasi di lapangan.
Koordinator keamanan Pak Mata dan Sutaji Rohmat bertugas menjaga situasi agar tetap kondusif selama kegiatan berlangsung. Tiwi juga menegaskan agar panitia inti mengenakan batik biru dongker berlengan panjang sesuai tema Nusantara.
Hari Minggu ditetapkan sebagai jadwal gladi resik di hotel tempat acara. Pada waktu yang sama, tim logistik mulai memasang spanduk dan bendera di area kegiatan. Bidang sosial pun melaporkan kesiapan kegiatan santunan bagi 130 anak yatim, bekerja sama dengan sejumlah donatur.
Selain itu, bidang transportasi menyiapkan kendaraan operasional milik beberapa pengurus untuk mendukung mobilitas peserta dan panitia. Tiwi juga mengingatkan agar hanya peserta terdaftar yang boleh mengakses kamar hotel dan bahwa pengeluaran pribadi tidak ditanggung panitia.
Rapat juga membahas evaluasi proposal pendanaan dari setiap DPD dan DPC, yang menjadi bagian dari transparansi keuangan organisasi.
“Semua laporan harus jelas dan tertulis. Jangan sampai ada dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Tiwi.
Menutup rapat, Tiwi mengajak seluruh anggota AWPI memperkuat solidaritas dan profesionalisme menjelang Rapimnas 2025.
“Dengan keterbatasan yang ada, kita buktikan AWPI mampu menyelenggarakan Rapimnas yang tertib, bermartabat, dan bermanfaat bagi dunia pers,” pungkasnya.
Sugianto — Media Duta Indonesia







