width=
width=

Baru Dua Pekan Menjabat, Teh Ike dan Tim Berhasil Bongkar Penyelewengan Dana Desa Sumber Jaya

MDI.NEWS | Kabupaten Bekasi – Kondisi pemerintahan Desa Sumber Jaya tengah menjadi sorotan setelah terungkap adanya penyelewengan dana desa dengan nilai yang fantastis. Isu liar sempat beredar di media sosial seolah-olah praktik korupsi itu terjadi di era kepemimpinan Ike Rahmawati yang baru dilantik sebagai Penjabat (PJ) Kepala Desa Sumber Jaya pada 1 Agustus 2025.

 

Namun fakta berkata lain. Dalam waktu kurang dari sebulan menjabat, Ike Rahmawati atau akrab disapa Teh Ike, justru bersama timnya berhasil menelusuri dan menyita sejumlah aset hasil penyelewengan dana desa oleh oknum aparat pemerintahan sebelumnya.

 

Saat ditemui Tim Jurnalis MDI News pada Sabtu malam (23/8), usai menghadiri Istighosah dan doa bersama memperingati HUT RI ke-80 di Kantor Kelurahan Sumber Jaya, Teh Ike menegaskan komitmennya untuk membongkar aliran dana yang diselewengkan.

“Kita ditargetkan selama dua minggu dan ini hasilnya. Kami tetap berusaha mencari aliran dananya. Kalau saya perhatikan, bendahara desa ini suka main slot, dan nilainya mencapai satu miliar dua ratus ribu,” ungkap Teh Ike.

 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa total dana desa yang diselewengkan sejak 24 Juni 2025 hingga sekarang mencapai Rp2,114 miliar, sementara sebelum periode tersebut tercatat sudah ada penyalahgunaan sekitar Rp2,6 miliar.

Situasi di ruang GOR Kantor Desa Sumber Jaya, tampak barang-barang sitaan yang berhasil di kumpulkan oleh tim Teh Ike.

 “Doakan saya dalam mengemban amanah ini. Saya baru pertama kali memimpin sudah diberi cobaan yang berat. Tapi saya yakin Allah tidak akan tidur, semua ini atas izin-Nya dan saya pasti bisa melewati,” ujarnya penuh keyakinan.

 

Sebagai bukti penindakan, Teh Ike bersama tim turut memamerkan sejumlah aset hasil sitaan berupa kendaraan bermotor, barang elektronik mewah, serta beberapa barang berharga lainnya di Gedung Serba Guna Desa Sumber Jaya.

 

Langkah cepat Teh Ike dalam mengungkap kasus ini menuai apresiasi masyarakat, sekaligus menjadi pesan tegas bahwa penyalahgunaan dana desa tidak bisa ditoleransi.

 

Imam Setiadi – Media Duta Indonesia

Penulis: Imam Setiadi Editor: Dudung
WWW.MDI.NEWS