MDI.NEWS | Hukum — Pengamat politik Rocky Gerung menilai penetapan delapan tersangka dalam kontroversi ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru menjadi titik ledak yang dapat membuka banyak hal di pengadilan.
Dalam wawancaranya dengan Hersubeno Arief, Rocky menyebut Roy Suryo cs “bukan gentar, tapi justru senang” karena status tersangka memberi mereka jalan resmi untuk berhadapan langsung dengan Jokowi di meja hijau.
“Ini momen yang selama ini dihindari. Jokowi sendiri bilang hanya mau tunjukkan ijazah kalau pengadilan memerintahkan. Nah, itu sebentar lagi terjadi,” ujar Rocky.
Ia menegaskan, kasus ini tidak akan berhenti pada delik para tersangka. Menurutnya, persidangan berpotensi menyeret berbagai isu besar era Jokowi.
“Begitu pintu pengadilan terbuka, itu akan melebar ke proyek-proyek jumbo, dinasti, dan berbagai kontroversi sepuluh tahun terakhir. Ini kotak Pandora,” kata Rocky.
Dikutip dari laman JakartaSatu, Rocky juga menilai dinamika ini justru menguntungkan Presiden Prabowo Subianto. Dengan kasus masuk pengadilan, Prabowo tak lagi dituntut untuk turut membela atau mencampuri urusan peninggalan Jokowi.
“Yang paling lega pasti Prabowo. Semua terbuka, dan dia tak perlu intervensi,” tegasnya.
Rocky menutup dengan menyebut persidangan nanti sebagai “panggung kebenaran” yang dapat menentukan apakah publik akhirnya mendapat jawaban tentang polemik ijazah Jokowi.







