Mdi.News Bupati Indramayu Lucky Hakim resmi diangkat sebagai Penasehat Politeknik Universitas Al-Zaytun Indonesia (PUI) dalam acara yang berlangsung di Kampus Al-Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (28/10/2025). Pengangkatan ini menandai awal sinergi baru antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan lembaga pendidikan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus berwawasan lingkungan.
Acara berlangsung khidmat, dihadiri oleh pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, serta tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Al-Zaytun, Syekh Panji Gumilang, menyampaikan bahwa kerja sama antara pemerintah dan kampus menjadi hal penting untuk mewujudkan pembangunan yang seimbang antara kemajuan dan kelestarian alam.“Kami di Al-Zaytun selalu mengajarkan bahwa membangun tidak boleh merusak. Ilmu pengetahuan harus menjadi alat untuk menyeimbangkan kemajuan dan kelestarian lingkungan. Kami menyambut baik kehadiran Bupati Lucky Hakim sebagai penasehat, karena beliau memiliki visi yang sama: membangun Indramayu yang maju, hijau, dan berkelanjutan,” ujar Syekh Panji Gumilang.
Dalam acara yang sama, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi bagian dari keluarga besar Politeknik Universitas Al-Zaytun. Ia menegaskan bahwa pendidikan dan lingkungan harus berjalan beriringan.
“Saya merasa terhormat menjadi penasehat di Politeknik Al-Zaytun. Kampus ini memiliki semangat luar biasa dalam membangun peradaban berbasis ilmu dan akhlak. Namun yang lebih penting, pembangunan itu harus memperhatikan keseimbangan alam. Kita ingin membangun Indramayu yang maju, tapi juga tetap hijau dan sehat bagi generasi mendatang,” tutur Lucky Hakim.
Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendukung upaya kampus dalam pengembangan riset yang ramah lingkungan, energi terbarukan, dan inovasi hijau. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali kemampuan menciptakan solusi teknologi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan.
“Generasi muda Indramayu harus punya kepedulian terhadap lingkungan. Ilmu tanpa kepedulian hanya akan menciptakan kerusakan. Saya ingin mahasiswa Al-Zaytun menjadi pionir perubahan yang membawa kebaikan bagi manusia dan alam,” tegasnya.
Acara pengangkatan penasehat ini juga diiringi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Politeknik Universitas Al-Zaytun yang mencakup kerja sama di bidang penelitian, pelatihan vokasi, inovasi hijau, serta program pengabdian masyarakat yang fokus pada pelestarian lingkungan.
Pihak kampus menyampaikan bahwa peran Bupati Lucky Hakim sebagai penasehat akan memperkuat arah kebijakan kampus menuju kampus inovatif, berkarakter, dan ramah lingkungan. Sejumlah mahasiswa turut menampilkan pameran inovasi teknologi seperti sistem pengairan hemat energi dan pemanfaatan limbah organik untuk bahan bakar alternatif.
Acara ditutup dengan penyerahan piagam kehormatan kepada Bupati Lucky Hakim dan sesi foto bersama seluruh civitas akademika. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan menggambarkan sinergi nyata antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam membangun masa depan yang berkelanjutan.
Dengan kehadiran Lucky Hakim sebagai Penasehat Politeknik Universitas Al-Zaytun, diharapkan lahir generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap kelestarian lingkungan mewujudkan Indramayu yang maju, hijau, dan bermartabat ***







