MDI.NEWS | Jakarta — Sebuah gerakan sosial-kebangsaan baru resmi lahir. Pada Selasa (28/10/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Garda Patriot Nusantara (GPN) secara resmi dideklarasikan di Hotel Mercury, Jakarta.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan dari sejumlah daerah di Indonesia. Dalam momentum tersebut, Abdul Mutalib Makarim ditetapkan sebagai Ketua Umum Garda Patriot Nusantara.
Dalam sambutannya, Abdul Mutalib Makarim menegaskan bahwa lahirnya GPN bukan sekadar pembentukan organisasi, melainkan panggilan jiwa kebangsaan untuk menjaga persatuan, membela kepentingan rakyat kecil, dan menanamkan nilai-nilai patriotisme kepada generasi penerus bangsa.

“Kami hadir sebagai garda terdepan rakyat Indonesia. Garda Patriot Nusantara akan menjadi kekuatan moral dan sosial dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, kebenaran, dan keadilan. Demi Indonesia Raya, kami siap berjuang di garda terdepan!” tegas Abdul Mutalib Makarim, Ketua Umum GPN.
Visi Garda Patriot Nusantara
Menjadi organisasi kemanusiaan berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat untuk mewujudkan peradaban dunia, khususnya Indonesia yang lebih baik.
Misi Garda Patriot Nusantara
1. Mewujudkan perubahan dengan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia.
2. Mengorganisir dan mengelola berbagai persoalan kemanusiaan secara terencana, terkonsep, terintegrasi, dan berkesinambungan guna menghadirkan solusi ideal bagi permasalahan sosial, baik di tingkat lokal maupun nasional.
3. Mengelola potensi kedermawanan masyarakat sebagai modal sosial untuk menanggulangi berbagai persoalan kemanusiaan secara luas.
Lebih dari sekadar organisasi, Garda Patriot Nusantara berkomitmen menjadi barisan perjuangan rakyat yang senantiasa:
– Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,
– Membela kebenaran dan keadilan, serta
– Mengabdi demi kejayaan Indonesia Raya.
Momentum deklarasi ini menjadi pengingat bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan dalam bentuk nyata dengan melalui aksi sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan yang berpihak pada rakyat.
Perwakilan GPN Kota Depok, Andriansyah Liauw, menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal menuju gerakan kebangsaan yang lebih besar.
“Deklarasi ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan besar kebangsaan. Kami di Depok siap menjadi bagian dari perjuangan membangun Indonesia yang lebih adil, berdaulat, dan bermartabat,” ujar Andriansyah Liauw, Perwakilan GPN Depok.
Dengan semangat Sumpah Pemuda dan tekad kebangsaan, Garda Patriot Nusantara menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu menjaga negeri, memperkuat gotong royong, serta menyalakan kembali api patriotisme demi Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.
***Suparman







