MDI.NEWS, Jakarta – Direktorat Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri mengajak masyarakat, khususnya warganet, untuk ikut mengampanyekan bahaya melawan arus atau contraflow ilegal di jalan raya.
Ajakan itu disampaikan langsung oleh Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, dalam sebuah siniar di kanal YouTube.
Menurutnya, perilaku melawan arus jauh lebih berbahaya dibanding penyalahgunaan sirene maupun rotator.
“Kemarin saya bilang sama Pak Kakor, ‘Jenderal, mudah-mudahan netizen ini mau juga memviralkan stop contraflow. Kita minta pada teman-teman netizen (untuk memviralkan) ‘STOP CONTRAFLOW’. Jangan cuma yang terkait masalah ini (tot tot wuk wuk). Karena lebih bahaya contraflow itu, nyawa taruhannya,” ujar Brigjen Pol Faizal.
Ia mengungkapkan, rata-rata 15 orang meninggal setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas. Salah satu faktor pemicunya adalah pelanggaran melawan arus.
“Setiap hari 15 orang meninggal karena salah satunya contraflow. (Tapi) Kita setop aja malah duluan marah mereka,” tambahnya.
Lebih lanjut, Brigjen Pol Faizal menekankan bahwa disiplin berlalu lintas harus menjadi kesadaran bersama. Jalan raya, katanya, bukan sekadar jalur transportasi, melainkan ruang publik yang menuntut empati dan saling menghargai.
“Jalan itu adalah tempat untuk berempati, tempat kita untuk saling menghargai,” tutupnya.







