width=
width=

DPW FRN Jateng Mengecam Keras Kekerasan terhadap Jurnalis di Pati

MDI.NEWS, Semarang – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Jawa Tengah dengan tegas mengecam tindakan kekerasan yang menimpa sejumlah jurnalis saat menjalankan tugas peliputan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis 4 September 2025 lalu.

Ketua DPW FRN Jawa Tengah, Nyaman atau yang akrab disapa Mbah Nyaman, menyatakan bahwa insiden tersebut bukan hanya melukai para pewarta, tetapi juga merupakan ancaman nyata terhadap kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia.

“Kami sangat menyayangkan insiden kekerasan yang menimpa rekan-rekan pewarta di Pati. Ini bukan hanya merusak etika jurnalistik, tetapi juga mengancam hak publik untuk memperoleh informasi yang benar dan akurat. Kekerasan terhadap jurnalis adalah serangan terhadap demokrasi itu sendiri,” tegas Mbah Nyaman, Minggu (7/9).

DPW FRN Jawa Tengah menegaskan bahwa kekerasan terhadap jurnalis adalah pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin hak wartawan untuk bekerja secara profesional tanpa intimidasi maupun ancaman.

Desakan kepada Aparat Hukum

Mbah Nyaman mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas.

“Kami meminta kasus ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya. Para pelaku harus diproses hukum seberat-beratnya. Penting bagi aparat untuk memberikan jaminan perlindungan nyata kepada wartawan di lapangan,” tambahnya.

Solidaritas dan Dukungan

Sementara itu, jajaran pengurus DPW FRN Jawa Tengah, Supriyadi, menegaskan bahwa solidaritas bagi rekan-rekan pewarta di Pati adalah bentuk dukungan moral yang sangat penting.

“Kasus ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Kami menyatakan dukungan penuh bagi rekan-rekan korban, dan berharap insiden serupa tidak terulang di masa mendatang,” ujarnya.

Komitmen Mengawal Kasus

DPW FRN Jawa Tengah menekankan bahwa perlindungan terhadap wartawan adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar. Karena itu, organisasi wartawan ini berkomitmen untuk terus mengawal kasus tersebut hingga keadilan ditegakkan.

“Kami tidak akan berhenti mengawal kasus ini. Kami akan pastikan para pelaku mendapatkan hukuman setimpal. Usut tuntas dan proses hukum dengan tegas!” pungkas Mbah Nyaman.

Rilis: DPW FRN Jawa Tengah

WWW.MDI.NEWS