Festival Rampak Bedug Tridayasakti 2026 Meriah, Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya
MDI.NEWS, Bekasi — Festival Rampak Bedug kembali digelar Pemerintah Desa Tridayasakti sebagai agenda tahunan usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (4/4/2026), disambut antusias oleh masyarakat dan berlangsung meriah.
Festival ini menjadi sarana pelestarian seni budaya tradisional bernuansa Islami sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga. Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan rampak bedug yang penuh semangat, kekompakan, dan nilai kebersamaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tridayasakti Suwardi Wada, Ketua BPD Suwanto, unsur Karang Taruna, Bhabinkamtibmas Aipda M. Nur, Babinsa Sertu Indra Yudho, jajaran perangkat desa, peserta, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tridayasakti Suwardi Wada menyampaikan bahwa festival ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya dan memperkuat hubungan sosial masyarakat.
“Festival Rampak Bedug merupakan agenda tahunan pemerintah desa sebagai upaya melestarikan seni budaya tradisional bernuansa Islami. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antar warga setelah Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga dan berkembang.
Senada, Ketua BPD Suwanto mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai festival rampak bedug mampu menjadi sarana pemersatu sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat persatuan warga. Kami berharap festival ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun,” katanya.
Festival Rampak Bedug 2026 diikuti enam kelompok dari enam RW di Desa Tridayasakti. Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai karnaval pada Jumat (3/4) dan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (5/4).
Setiap kelompok menampilkan kreasi terbaik dengan memadukan irama bedug, gerakan kompak, serta nuansa religius yang kental. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal semakin tumbuh serta terus diwariskan kepada generasi berikutnya.(Horas N)






