MDI.NEWS, Jakarta —- Hector Souto menjadi salah satu figur sentral dalam perkembangan futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pelatih asal Spanyol tersebut tidak hanya dipercaya menangani Tim Nasional Futsal Indonesia, tetapi juga mengemban tugas strategis sebagai Direktur Teknik Federasi Futsal Indonesia (FFI). Peran ganda itu menempatkan Souto sebagai penggerak utama perubahan sistematis futsal nasional, baik di level prestasi maupun pembinaan jangka panjang.
Pelatih bernama lengkap Hector Souto itu lahir di Lugo, Spanyol, pada 7 Desember 1981. Karier kepelatihannya berawal dari futsal Spanyol, sebelum akhirnya berkembang ke level internasional. Pengalaman panjang di Eropa dan Asia menjadikan Souto memiliki perspektif luas mengenai pengelolaan futsal modern, yang kini diterapkannya di Indonesia. Ia juga aktif mengikuti dinamika futsal global melalui berbagai platform, termasuk media sosial pribadinya.
Perjalanan profesional Souto dimulai sebagai pelatih tim cadangan SD Chantada di Lugo. Ia kemudian menjadi bagian dari staf kepelatihan klub-klub futsal Spanyol seperti Prone Lugo dan Oxipharma Granada, bekerja di bawah arahan pelatih ternama Bruno Garcia. Pengalaman tersebut membentuk fondasi filosofi kepelatihan yang menekankan disiplin taktik, intensitas tinggi, dan penguasaan ruang.
Pada 2018, Souto memulai kiprah di Asia Tenggara dengan menangani Tim Nasional Futsal Vietnam. Meski masa baktinya tidak berlangsung lama, periode tersebut memberinya pemahaman mendalam mengenai karakter futsal Asia. Setelah kembali ke Spanyol dan melatih O Parrulo Ferrol selama dua musim, ia kembali ke Asia untuk bergabung dengan klub Bintang Timur Surabaya, yang kemudian menjadi titik balik penting dalam kariernya.
Bersama Bintang Timur Surabaya, Souto mencatatkan prestasi signifikan dengan menjuarai Liga Futsal Profesional Indonesia dua kali berturut-turut pada 2021 dan 2022. Ia juga mengantar klub tersebut menjadi tim Indonesia pertama yang menjuarai Piala AFF Futsal Antarklub 2022. Rangkaian keberhasilan itu mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pelatih terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Pada Agustus 2024, Federasi Futsal Indonesia secara resmi menunjuk Hector Souto sebagai pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia dengan kontrak berdurasi empat tahun. Selain itu, ia dipercaya menduduki jabatan Direktur Teknik FFI. Dalam kapasitas tersebut, Souto bertanggung jawab menyusun filosofi permainan tim nasional lintas kategori, memperkuat sistem pembinaan pelatih dan pemain usia dini, serta meningkatkan kualitas kompetisi liga profesional.
Hasil nyata dari pendekatan tersebut terlihat pada Piala Asia Futsal 2026. Timnas Futsal Indonesia tampil impresif pada laga pembuka Grup A dengan kemenangan telak 5-0 atas Korea Selatan. Gol-gol kemenangan dicetak oleh Mochammad Iqbal, Rio Pangestu, Israr Megantara, dan Reza Gunawan. Kapten tim Mochammad Iqbal menyampaikan bahwa hasil positif tersebut menjadi modal penting bagi tim. “Kami akan terus berlatih dan memperbaiki detail permainan agar bisa tampil lebih konsisten pada laga berikutnya,” ujarnya.
Kemenangan tersebut tidak lepas dari strategi yang diterapkan Hector Souto, yang menekankan pressing tinggi, tempo cepat, serta koordinasi antarlini sejak menit awal. Pertahanan Indonesia tampil disiplin, sementara serangan berjalan efektif melalui kerja sama kolektif. Dengan pendekatan terstruktur dan visi jangka panjang, Hector Souto dinilai bukan sekadar pelatih, melainkan arsitek transformasi futsal Indonesia menuju level yang lebih kompetitif di Asia dan dunia.
Foto : Futboll Indonesia







