MDINews – Jakarta, 03/11/25 Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2025 tercatat tetap stabil dalam kisaran sasaran 2,5±1%. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi sebesar 0,28% (mtm), sementara secara tahunan mencapai 2,86% (yoy). Stabilnya inflasi ini merupakan hasil konsistensi kebijakan moneter dan kuatnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah melalui TPIP dan TPID, termasuk Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Bank Indonesia optimis inflasi akan tetap terkendali pada rentang sasaran tersebut sepanjang 2025 dan 2026.
Inflasi Inti Meningkat Tipis
Kelompok inti mencatat inflasi 0,39% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 0,18% (mtm). Kenaikan ini terutama dipicu oleh meningkatnya harga emas perhiasan sejalan dengan lonjakan harga emas global, serta penyesuaian biaya pendidikan perguruan tinggi yang bersifat musiman pada awal tahun ajaran. Secara tahunan, inflasi inti mencapai 2,36% (yoy), naik dari 2,19% (yoy) pada September.
Volatile Food Masih Tertekan Pasokan
Kelompok volatile food mengalami inflasi ringan sebesar 0,03% (mtm), turun signifikan dari bulan sebelumnya yang mencapai 0,52% (mtm). Komoditas seperti cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras menjadi penyumbang utama inflasi akibat berkurangnya pasokan karena gangguan cuaca. Secara tahunan, kelompok ini mencatat inflasi 6,59% (yoy), sedikit lebih tinggi dari 6,44% (yoy) bulan sebelumnya. Ke depan, inflasi pangan diperkirakan tetap terkendali melalui penguatan koordinasi TPIP–TPID dan pelaksanaan GNPIP di berbagai wilayah.
Administered Prices Naik Moderat
Kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 0,10% (mtm), sedikit lebih tinggi dibandingkan September yang sebesar 0,06% (mtm). Sumbangan inflasi terutama berasal dari kenaikan harga sigaret kretek mesin serta tarif angkutan udara, dipengaruhi oleh penyesuaian harga eceran rokok dan meningkatnya harga avtur. Secara tahunan, kelompok ini mengalami inflasi 1,45% (yoy), naik dari 1,10% (yoy) bulan sebelumnya.
Editor : Chairi Ifando
Penulis : Chairi Ifando







