MDI NEWS – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim di Indonesia mulai mencari informasi terkait Jadwal Imsyakiyah sebagai panduan waktu imsak, salat, hingga berbuka puasa. Jadwal ini menjadi acuan penting agar pelaksanaan ibadah puasa berjalan tertib dan sesuai ketentuan waktu.
Kementerian Agama Republik Indonesia bersama instansi terkait telah merilis jadwal imsakiyah yang disesuaikan dengan masing-masing wilayah di Indonesia. Perbedaan waktu antar daerah terjadi karena faktor letak geografis dan perhitungan astronomi.
Secara umum, jadwal imsakiyah memuat waktu Imsak (penanda berakhirnya waktu sahur), Subuh, Zuhur, Asar, Magrib (waktu berbuka puasa), dan Isya. Umat Muslim diimbau untuk memastikan jadwal yang digunakan sesuai dengan domisili masing-masing guna menghindari kesalahan waktu.
Pakar falakiyah menjelaskan bahwa waktu imsak biasanya ditetapkan sekitar 10 menit sebelum azan Subuh sebagai bentuk kehati-hatian. Namun, batas sah puasa tetap dihitung hingga masuknya waktu Subuh.
Selain menjadi pedoman ibadah, jadwal imsakiyah juga membantu masyarakat dalam mengatur aktivitas harian selama Ramadan, termasuk jadwal kerja, sekolah, hingga kegiatan sosial seperti pembagian takjil dan buka puasa bersama.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengakses jadwal imsakiyah melalui kanal resmi, baik situs Kementerian Agama maupun aplikasi terpercaya, guna memastikan keakuratan data.
Dengan hadirnya jadwal imsakiyah yang resmi dan terverifikasi, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk, tertib, dan penuh keberkahan.






