MDI.NEWS – Rumah produksi Come and See Pictures bekerja sama dengan Amazon MGM Studios meluncurkan trailer resmi dari film “Pengepungan di Bukit Duri” (“The Siege at Thorn High”) Kamis (30/1/2025) di XXI Plaza Senayan.

Foto bersama para cast, produser dan sutradara film “Pengepungan di Bukit Duri”. (Sumber: akun instagram Joko Anwar @jokoanwar)
Film terbaru Joko Anwar sekaligus menjadi karya kedua dari Come and See Pictures setelah kesuksesan film “Siksa Kubur” yang meraih banyak penghargaan dan perhatian penonton.
Setelah 20 tahun berkarya di industri film, Joko Anwar kini menyuguhkan film bergenre drama-aksi, sebuah genre yang belum pernah ia sentuh sebelumnya. Dibintangi oleh Morgan Oey, Omara Esteghlal, Hana Pitrashata Malasan, serta talenta-talenta baru di dunia perfilman Indonesia, “Pengepungan di Bukit Duri” akan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 April 2025.
“Pengepungan di Bukit Duri” menggambarkan kemungkinan yang akan terjadi di Indonesia jika masalah-masalah bangsa, termasuk kedekatan generasi muda dengan budaya kekerasan, tidak segera diatasi.
Mengisahkan Edwin (Morgan Oey) berjanji kepada mendiang kakaknya untuk mencari anaknya yang hilang. Pencarian itu membawanya menjadi guru di SMA Duri, sekolah bagi anak-anak bermasalah.
Sambil mencari keponakannya, Edwin harus menghadapi murid-murid yang brutal. Setelah akhirnya ia menemukan sang keponakan, kerusuhan terjadi di kota membuat mereka terjebak di sekolah dan harus berjuang melawan anak-anak yang kini mengancam nyawa mereka.
Dalam trailer yang penuh ketegangan, Edwin berjuang untuk bertahan hidup di tengah masyarakat yang dilanda kekacauan. Bersama Diana (Hana Pitrashata Malasan), ia harus menghadapi tekanan dari konflik rasial dan situasi yang semakin memanas di sekolahnya, sambil terus mencari keponakannya yang hilang.
Film ini merupakan proyek yang sangat menantang bagi Joko Anwar, bahkan yang terbesar selama karir filmnya.
“Film ini menjadi tantangan terbesar saya selama berkarir di film. Bukan saja secara teknis film ini harus menunjukkan kualitas yang tinggi karena bekerja sama dengan perusahaan film Hollywood legendaris yang punya standar tinggi, tapi ceritanya harus mencerminkan negeri kita saat ini” ujar Joko Anwar
Film thriller-aksi “Pengepungan di Bukit Duri” tidak hanya menawarkan hiburan semata melalui genre yang segar serta alur cerita yang menarik, didukung oleh aktor-aktor berbakat dan studio besar Hollywood.
Lebih dari itu, film ini juga mengangkat isu-isu penting dan relevan yang perlu diketahui oleh masyarakat Indonesia. FIlm “Pengepungan di Bukit Duri” akan tayang seluruh bioskop Indonesia, pada 17 April 2025. Ikuti terus informasi terbaru dan perkembangan film “Pengepungan di Bukit Duri” di Instagram @comeandseepictures.
—Shalma







