MDI-NEWS, Jakarta — VMS Studio bersama Umbara Brothers Film dan Adsfort resmi merilis teaser trailer dan poster film drama keluarga “Keluarga Suami Adalah Hama”. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 21 Mei 2026. Proyek ini diproduseri Tony Ramesh dan disutradarai Anggy Umbara, serta dibintangi oleh Raihaanun, Omar Daniel, Meriam Bellina, Jeremie Moeremans, dan Sitha Marino. Pada Selasa, 7 April 2026.
Peluncuran teaser tersebut memperlihatkan gambaran awal konflik rumah tangga yang kompleks dan emosional. Kisah berfokus pada seorang istri yang diperankan Raihaanun, yang harus menjalani kehidupan bersama keluarga besar suaminya. Ia tidak hanya mengurus rumah tangga, tetapi juga merawat mertua, yang perlahan menghadirkan tekanan batin dalam kesehariannya.
Di sisi lain, karakter suami yang diperankan Omar Daniel digambarkan sebagai sosok yang memikul tanggung jawab finansial keluarga secara penuh. Beban tersebut menjadi pemicu ketegangan dalam hubungan mereka, sehingga memperlihatkan rapuhnya keseimbangan dalam rumah tangga ketika tekanan datang dari berbagai arah, khususnya dari lingkungan keluarga sendiri.
Produser sekaligus CEO VMS Studio, Tony Ramesh, menyampaikan bahwa film ini hadir sebagai refleksi kehidupan nyata banyak pasangan. Ia menegaskan bahwa konflik yang diangkat bukan sekadar persoalan klasik, melainkan isu yang sering luput dibahas secara terbuka. “Kami ingin menghadirkan cerita yang fresh sekaligus dekat dengan kehidupan banyak orang, tentang bagaimana campur tangan keluarga bisa menjadi ujian dalam hubungan suami istri,” ujarnya.
Raihaanun mengungkapkan bahwa perannya dalam film ini menjadi tantangan tersendiri karena harus menggambarkan kompleksitas emosi seorang istri. Ia menilai film ini penting sebagai ruang refleksi sosial. “Film ini membuka mata tentang pentingnya komunikasi yang sehat dan ruang aman bagi istri, agar tidak merasa berjuang sendirian dalam rumah tangga,” kata Raihaanun.
Film ini merupakan adaptasi dari film pendek berjudul sama karya Aditya Santana yang sebelumnya meraih perhatian luas dengan lebih dari 100 juta penonton di platform digital. Dalam versi layar lebar, cerita dikembangkan dengan konflik yang lebih mendalam dan eksplorasi karakter yang lebih luas, sehingga memberikan pengalaman emosional yang lebih kuat bagi penonton.
Sutradara Anggy Umbara menyatakan ketertarikannya pada cerita ini karena keberaniannya mengangkat isu sensitif yang dekat dengan masyarakat. Ia menuturkan bahwa versi panjang film ini akan memperlihatkan dinamika hubungan yang lebih kompleks. “Penonton akan melihat konflik yang lebih lengkap tentang bagaimana pasangan suami istri menghadapi tekanan dari dalam keluarga mereka sendiri,” ungkapnya.
Sebagai rumah produksi, VMS Studio terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan karya berkualitas sejak berdiri pada 2022. Bersama Umbara Brothers Film yang telah berpengalaman puluhan tahun di industri perfilman, serta Adsfort yang dikenal dengan konten drama yang relevan, kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan mendalam bagi masyarakat Indonesia. (***)







