MDI. NEWS – Tangerang selatan. DPP Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia ( ASPAI ) Roy Nurdin saat Ngobrol Perihal Ilmu ( Ngopi) di Waroeng Lengkong bersama awak media online MDI NEWS bahwa Berawal dari keresahan kami para penggiat Anggur yang selama ini keberadaanya masih belum dapat perhatian dan bimbingan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian Republik Indonesia ,yang mana sebelumnya para sesepuh, perintis dan senior sudah memperjuangkan dan mengupayakan, akan tetapi masih juga belum mendapat perhatian. Sabtu (17/05/25).

“Maka Ketika bertemu Almh. Ibu Retno Mulyandari Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura , adalah jawaban Doa- doa kami selama ini”, jelas Roy Nurdin.
Ketika dalam satu kesempatan, pada tanggal 4 Juli 2022 di satu acara Komunitas Anggur Tangsel di Anggola Garden , Roy berkesempatan menyampaikan keresahan ini ke Beliau dan Ibu Dewi Fatmaningrum dr FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian) perwakilan Indonesia dan disaksikan Haji Teguh Susatya .
Maka setelah berkoordinasi inten dan dorongan dari Haji Teguh yang sangat luar biasa maka pada tangal 17 Juli 2022 bertempat di kediaman Beliau di Jl Mahameru Bogor, saya bersama Kang Tosan Ajie mengkoordinir perwakilan rekan-rekan dari Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat, bersilaturahmi di ditempat beliau, yang awal agendanya numpang ngopi, akhirnya di moderatori oleh kang Andi Sunan Giri dan notulensi Bib Saif El-Cavi , acara berjalan lancar dan guyub.
Kegiatan diskusi ini didukung penuh oleh Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI .
Dr Ir .Retno Sri Hartati Mulyandari , M.Si ( Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura ) yang mewakili dirjen Hortikultura menjadi Steering Committee di Acara tersebut .
Dalam sambutanya menyampaikan :
“Apresiasi kami berikan pada komunitas anggur Tangsel yang telah menginisiasi diskusi dengan para pecinta anggur sekitar Tangerang ,jakarta , Bogor ,Bekasi dan sekitarnya melalui komunitas anggur di seluruh Indonesia .saya harapkan dapat di luncurkan. Varietas anggur yang didaftarkan kementerian pertanian . Dengan demikian varietas yang sudah didaftarkan tersebut dapat dikembangkan secara resmi dan masif di Indonesia walaupun bermula dari anggur introduksi “, kata Retno Wulandari.
Roy Nurdin berdiskusi dengan Almarhumah Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M. Si. Berkait Budidaya Tanaman Anggur di Indonesia..Kita juga perlu promosikan bahwa anggur kualitas baik yang biasanya hanya dapat didatangkan dari mancanegara dapat dibudidayakan di Indonesia, bahkan dilahan sempit maupun di polybag didaerah perkotaan sebagai bagian dari urban farming bahkan bisa saja menjadi kampung anggur .
Dengan demikian , anggur yang besar dan manis tidak hanya kalangan menengah keatas yang menikmatinya karena sudah dapat dibudidayakan dihalaman maupun Rooftop di rumah .pengawalan dalam tata kelola budidaya yang baik menjadi penting agar tanaman anggur dapat menghasilkan buah yang berkualitas dan aman dikonsumsi.
Pengawalan atau pendampingan oleh pakar dan anggota komunitas yang sudah berpengalaman sangat dibutuhkan bagi pemula . Varietas anggur lokal yang sudah dilepas di Indonesia dapat dijadikan sebagai bahan untuk pengembangan benih anggur introduksi sehingga dihasilkan tanaman anggur yang unggul namun tahan dikembangkan didalam negeri .
“Harapan saya dalam jangka panjang anggur yang sesuai dengan referensi masyarakat yaitu manis dan besar dapat diproduksi di Indonesia sehingga dapat mengurangi volume ( menjadi substitusi impor ) anggur dari luar negeri “, ungkapnya.
Acara berjalan dengan hangat dan meriah ,diselingi tanya jawab antara penonton dan Narsum kegiatan ini penuh dengan edukasi .
Terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada acara ini ,semoga kehadiran pemerintah kedepan akan membawa kemashalatan bagi kita semua ..Aamiin . ( Sumber : Facebook Roy Nurdin).
Diawali Kang Roni Tiger menceritakan sejarah penggiat anggur di Indonesia, dan ditambahkan kang Tosan Ajie tentang keresahan dan harapan dari kawan kawan. Pada akhirnya secara spontan dan mendadak saat itu dibentuk ASPAI, yang secara aklamasi menunjuk Kang Ocan (Tosan Adjie) sebagai ketuanya.
Dengan usia seumur jagung banyak hal yang sudah dilakukan ASPAI dengan bimbingan dan arahan Ibu, dan saat menjelang sehari ditinggal beliau (malam terakhir di rumah sakit) secara lisan Bapak Mentri KEMENTERIAN PERTANIAN dan Dirjen Hortikultura beserta para direktur dilingkungan Hortikultura, memberikan jaminan dan semangat agar terus menjalankan amanah yang sudah Ibu Almh. Retno Mulyandari rintis.
Alfatihah untuk Almh. Ibu Retno Mulyandari, sebagai Ibu Anggur Indonesia 🙏.
Wartawan : Kerry







