MDI NEWS | INDRAMAYU, – Ponpes Al-Zaytun yang kini tengah disorot isu-isu negatif menggelar peringatan Hari Kelahiran Pancasila ke-78 di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Kamis 1 Juni 2023.
Barisan yang rapi dan terdengar menggema lagu Indonesia Raya 3 Stanza saat dinyanyikan di dalam Masjid Rahmatan Lil Alamin.
“Bersyukur kita dapat menyelenggarakan peringatan Hari Lahir Pancasila, untuk mengingatkan kita semua men _declare_ kan butir-butir Pancasila, yakni 5 butir dari Pancasila,” kata Panji Gumilang dikutip MDI.NEWS, dari kanal youtube @Al Zaytun Official.
“Enam belas tahun yang lalu, pernah memperingati Hari Lahir Pancasila di Bangkalan Pulau Madura ketika mengadakan ‘Tour Madura’ dari Al-Zaytun sampai ke Surabaya. Saat di Surabaya kami disambut Raden Panji Muhammad Nur,” ucap pimpinan Ponpes Al-Zaytun.
Panji Gumilang menambahkan, dimanapun berada setiap 1 Juni kita merayakan Hari Lahir Pancasila.
Syaykh Al-Zaytun ini mengajak kepada para pelajar, bahwasanya harus memahami bahwa nilai-nilai dasar negara kita ini adalah universal. Tanamkan di dalam jiwa, tanamkan dalam pikiran, dan masukkan dalam ilmu.
“Jangan pernah menanamkan didalam pikiran kita dasar negara yang lain,” tegas Panji Gumilang.
“Majunya negara adalah meyakini dasarnya. Seperti Komunisme di China, jika yakin dengan dasar negaranya pasti maju, masih ada waktu untuk memperbaiki, sekitar 22 tahun jika dihitung dari penyerahan kedaulatan. Tahun 2050, mari kita kejar putaran dari pada abad kemerdekaan. Dasarnya adalah Proklamasi dan Kedaulatan,” urainya.
Panji Gumilang mengajak sebagai lembaga pendidikan memiliki ide dan gagasan besar berkebangsaan. Lembaga kharismatik yang masuk pada penataan ipoleksosbudhankamrata yang real dengan berlandaskan nilai-nilai dasar Negara Republik Indonesia (Pancasila),” ujar Syaykh AS Panji Gumilang M.P dalam tausiyahnya.
Dihadiri Syaykh Al-Zaytun Prof. Dr Abdul Salam Rasyidi Panji Gumilang, MP bersama Umi, Ketua Pengawas Kesejahteraan Masjid Rahmatan lil Alamin, ustad Dr. MYR. Agung Sidayu, MBA., Ketua YPI Datuk Sir Imam Prawoto dan segenap civitas dan eksponen serta para pelajar Ma’had Al-Zaytun.







