MDINEWS — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh pada 1 Januari 2026 untuk meninjau langsung pembangunan rumah hunian sementara bagi korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting Presiden di awal tahun 2026 sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.
Presiden Prabowo tiba di Aceh Tamiang setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra Utara. Kedatangan Kepala Negara disambut oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sejumlah pejabat daerah, serta warga setempat yang antusias menyambut kehadirannya.
Agenda utama kunjungan adalah meninjau pembangunan rumah hunian Danantara, yang merupakan bagian dari program penyediaan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana. Presiden melihat secara langsung struktur bangunan, fasilitas pendukung seperti dapur umum, tempat ibadah, hingga area bermain anak, sekaligus berdialog singkat dengan warga yang sudah mulai menempati hunian tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menggelar rapat koordinasi terbatas dengan sejumlah menteri serta pimpinan daerah, termasuk Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Tamiang, untuk memastikan proses rehabilitasi pascabencana berjalan cepat dan efektif. Fokus pembahasan antara lain kebutuhan air bersih, perbaikan fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas, serta percepatan pembangunan hunian tambahan.
Program pembangunan hunian ini menjadi prioritas pemerintah di awal 2026, menyusul bencana banjir hebat dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra akhir 2025. Untuk Aceh sendiri, rencana pembangunan hunian sementara ditargetkan mencapai ribuan unit dalam beberapa bulan mendatang.
Kehadiran Presiden Prabowo di Aceh pada hari pertama tahun baru ini dimaknai sebagai komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian penuh pada proses pemulihan, bukan hanya dari sisi fisik bangunan tetapi juga kualitas hidup warga terdampak bencana.
Sumber: Antara News







