MDI.NEWS | Jakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto menempatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu prioritas utama pembangunan. Program ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan strategi besar untuk membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Tujuan Utama Program MBG
Program MBG memiliki beberapa tujuan strategis :
1. Mengatasi stunting dan gizi buruk pada anak-anak serta ibu hamil.
2. Menyiapkan generasi emas 2045 yang sehat, cerdas, dan produktif.
3. Meringankan beban ekonomi keluarga miskin, dengan menyediakan makanan sehat di sekolah.
4. Meningkatkan semangat belajar dan angka partisipasi sekolah, karena anak lebih termotivasi hadir setiap hari.
5. Menggerakkan ekonomi lokal, lewat penyerapan hasil produksi petani, nelayan, peternak, dan UMKM.
Manfaat Program MBG
Melalui program ini, pemerintah berharap:
– Anak-anak bebas dari gizi buruk dan lebih fokus belajar.
– Angka stunting serta anemia bisa ditekan secara signifikan.
– Keluarga miskin terbantu dalam pemenuhan gizi harian.
– Petani dan pelaku usaha pangan memperoleh pasar tetap dan pendapatan lebih baik.
– Ekonomi daerah ikut bergerak karena bahan pangan dipasok dari dalam negeri.
Menurut Dr. Ratna Hapsari, M.Si, akademisi bidang kebijakan publik Universitas Indonesia, Program MBG adalah contoh nyata kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil sekaligus berorientasi jangka panjang.
“MBG bukan hanya soal memberi makan, tapi tentang membangun masa depan bangsa. Anak-anak yang gizinya tercukupi akan lebih mudah menyerap pelajaran, lebih sehat, dan lebih produktif ketika dewasa. Itu artinya negara sedang menanam investasi SDM yang hasilnya baru akan terasa 15–20 tahun ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, pengamat kebijakan sosial Arif Pranoto menilai MBG bisa menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan pola distribusi pangan yang memprioritaskan produk dalam negeri, program ini memberi kepastian pasar bagi petani, nelayan, dan UMKM. Jadi manfaatnya tidak hanya ke pendidikan dan kesehatan, tetapi juga ke perputaran ekonomi rakyat,” jelasnya.
Target Cakupan
Sasaran utama MBG adalah anak sekolah (PAUD, SD, SMP), ibu hamil, serta kelompok rentan gizi di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan bertahap, dimulai dari daerah dengan prevalensi stunting tinggi, hingga menjangkau puluhan juta penerima manfaat setiap harinya.
Investasi Jangka Panjang
Presiden Prabowo menegaskan, program MBG adalah bentuk investasi bangsa untuk masa depan. Dengan gizi yang baik sejak dini, generasi Indonesia akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap membawa Indonesia menuju kemajuan di tahun 2045.
Imam Setiadi – MDI NEWS







