MDI.NEWS, Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal kuat bahwa Juda Agung, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menjadi salah satu kandidat terkuat dalam bursa Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang saat ini masih kosong.
Pernyataan tersebut disampaikan usai Thomas Djiwandono resmi diloloskan menjadi Deputi Gubernur BI oleh DPR RI, Senin (26/1). Dalam konferensi pers di sela acara Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026, Purbaya mengatakan bahwa pertemuannya dengan Juda Agung beberapa waktu lalu memberi kesan bahwa sosok ekonom senior tersebut layak dipertimbangkan untuk mengisi kursi strategis di Kementerian Keuangan.
“Kelihatannya (Juda Agung), kan saya sudah ketemu dengan beliau, dan kelihatannya sih salah satu calon yang kuat ya,” ujar Purbaya, pada Selasa (27/1).
Purbaya menegaskan, meskipun nama Juda Agung mencuat kuat, penentuan resmi calon Wamenkeu merupakan prerogatif Presiden Republik Indonesia, dan hingga kini belum ada pengumuman formal dari Istana. Ia memperkirakan proses pelantikan Wakil Menteri Keuangan baru akan dilakukan pada Februari 2026, setelah seluruh mekanisme administrasi selesai dijalankan.
Sementara itu, mengenai pembagian tugas nantinya, Purbaya mengaku belum dapat merinci. Ia menegaskan tetap fokus pada tugas utama kementerian, terutama dalam hal penerimaan negara melalui pajak, bea cukai, dan pengendalian defisit anggaran, yang menurutnya merupakan aspek penting dalam pengelolaan fiskal nasional.
Nama Juda Agung menjadi perhatian publik setelah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur BI pada 13 Januari 2026. Sebelumnya, dirinya dilantik sebagai Deputi Gubernur BI pada awal 2022 berdasarkan keputusan presiden.
Sementara itu, posisi yang ditinggalkannya kini telah diisi oleh Thomas Djiwandono, mantan Wakil Menteri Keuangan yang telah resmi lolos uji kelayakan di DPR. (***)
(Sumber : ANTARA)
Imam Setiadi – MDI.NEWS







