MDI NEWS | JAKARTA, – Surat Kepada Presiden Kehadiran Negara di Al-Zaytun Tanpa Framing, dikutip mdi.news Rabu 28 Juni 2023.
Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang
Saya mendapat kesan bahwa Menkopolhukam Mahfud Md dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil belum memiliki pengenalan yang cukup memadai tentang keberadaan Al-Zaytun (Diksi Al-Zaytun yang sayai maksudkan mencakup pribadi Syaykh AS Panji Gumilang dan institusi Ma’had Al-Zaytun; sebab keduanya adalah satu kesatuan: Syaykh Panji Gumilang adalah Personifikasi Ma’had Al-Zaytun).
Kesan itu saya dapatkan setelah mencermati Konfrensi Pers Menkopolhukam bersama Gubernur Jawa Barat (Sabtu, 24 Juni 2023) yang terkesan telah kembali (mengulangi kesalahan) terlebih dahulu mem-framing Al-Zaytun bersalah dalam tiga aspek (hukum, administrasi dan sosial) dan akan mengambil tindakan yang sesuai dengan harapan (tekanan) masyarakat.
Sehubungan dengan itu, hati saya tergerak untuk menulis surat kepada Presiden Jokowi yang saya yakini memiliki visi dan misi sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, untuk tidak gegabah mengambil kebijakan tentang Al-Zaytun. Surat itu juga saya tembuskan kepada Menkopolhukam, Menteri Agama, Gubernur Jawa Barat dan Bupati Indramayu.
Baca selengkapnya di Tokoh Indonesia:
Demikian surat curahan hati saya sampaikan kepada Presiden, dengan harapan kiranya berguna sebagai bahan inspirasi bagi Bapak Presiden dalam memimpin Negeri Pancasila ini; dan juga berharap kiranya Bapak Presiden Jokowi berkenan mengabulkan pesan surat tersebut.(sumber tokoh.indonesia)








Semangat
Siap