width=
width=

Saham Perbankan Terjun Bebas Usai Sri Mulyani Diganti, Pasar Makin Gelisah

MDI.NEWS – Jakarta – Pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa ternyata tidak hanya menjadi kejutan politik, tapi juga langsung mengguncang pasar keuangan. Begitu pengumuman reshuffle diumumkan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9), IHSG terjun hingga lebih dari 1% dan rupiah ikut melemah.

 

Yang paling terasa dampaknya adalah sektor perbankan. Saham-saham bank besar kompak anjlok, mencerminkan keresahan investor terhadap arah kebijakan fiskal ke depan. Data perdagangan mencatat:

 

– BBTN menjadi yang paling terpukul dengan penurunan hampir 10%.

– BMRI dan BBNI melemah di kisaran 4%.

– BBCA turun sekitar 3,7%, sementara BBRI kehilangan 2,5%.

– Saham bank lain seperti BNGA juga ikut melemah meski tipis.

 

Reaksi ini bukan tanpa alasan. Selama menjabat, Sri Mulyani dikenal disiplin menjaga keuangan negara, bahkan di masa krisis. Kekhawatiran investor kini mengarah pada potensi melemahnya disiplin fiskal, apalagi jika belanja pemerintah lebih populis dan kurang berhati-hati.

 

Bank Indonesia pun turun tangan. BI melakukan intervensi di pasar valuta asing dan obligasi demi menstabilkan rupiah serta menahan kepanikan lebih lanjut.

 

Meski demikian, pasar tampaknya masih menunggu sinyal lebih jelas dari Menkeu baru. Purbaya sendiri menegaskan target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, namun investor menilai konsistensi kebijakan fiskal akan menjadi ujian utama.

 

Singkatnya, kepergian Sri Mulyani bukan sekadar perubahan nama di kursi kabinet, tapi juga ujian besar bagi stabilitas pasar keuangan nasional.

(Dari berbagai sumber)

 

Imam Setiadi – Media Duta Indonesia

Penulis: Imam Setiadi Editor: Dudung
WWW.MDI.NEWS