Mdi.News ekasi Barat, malam hari – Ketika gelap menyelimuti langit Kota Bekasi, Stasiun LRT Cikunir 2 menegaskan statusnya bukan sekadar sebagai titik transit, tetapi sebagai mercusuar transportasi urban yang mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan kehadiran yang menenteramkan.
Lokasi & Fungsi Strategis
Berlokasi di Jalan Batu Mulia, Jakasampurna, Bekasi Barat, stasiun ini berdiri kokoh di ketinggian +38,55 meter dan merupakan bagian dari jalur Bekasi Line dalam jaringan Jabodebek LRT . Menghubungkan Cikunir 1 dan Bekasi Barat menuju pusat kota Jakarta, stasiun ini menjadi penunjang utama mobilitas harian warga Bekasi .
Malam Hari: Tenang tapi Tetap Lengkap
Ketika malam tiba, stasiun ini tidak ramai, tetapi justru menawarkan suasana tenang yang penuh kedamaian. Cahaya lampu di peron dan ruang masuk menyapu lantai dengan kilau lembut, menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi penumpang . Suara langkah kaki, deru kereta datang, dan lampu peron yang terang menambah kesan futuristik sekaligus humanis.
Ketersediaan Layanan & Tarif
Walau informasi jam operasi tidak spesifik untuk Stasiun Cikunir 2, diketahui bahwa LRT Jabodebek beroperasi hingga malam hari, dengan headway (jarak antar kereta) berkisar 6–10 menit .
Untuk tarif, sistem LRT ini menerapkan biaya minimum Rp 5.000 untuk satu kilometer pertama, lalu Rp 700 per kilometer berikutnya; tarif maksimum biasanya berkisar hingga Rp 10.000 (atau Rp 20.000 pada jam sibuk) .
Stasiun ini menyediakan fasilitas seperti bicycle parking, aksesibilitas, dan berbagai amenities di concourse—termasuk vending machines, loket tiket, serta kios retail . Di sekitarnya, berdekatan dengan perumahan seperti Grand Galaxy City serta fasilitas seperti mal atau restoran, yang turut membantu penumpang yang mungkin singgah sebelum atau setelah naik kereta
Struktur elevated stasiun, dengan pencahayaan modern dan sistem transportasi massal yang efisien, menjadikan Cikunir 2 malam hari penanda kota yang berkembang. Cahaya lampu yang menyapu rel dan peron, ditambah struktur arsitektur modern, menciptakan kombinasi visual yang estetik dan menyentuh—seolah stasiun ini tak hanya sebagai fasilitas publik, tetapi juga pajangan kota yang menenangkan.
Saat dunia berangsur gelap, Stasiun LRT Cikunir 2 tetap “hidup”—tenang namun tegas, modern namun hangat. Ia berdiri sebagai pusat mobilitas malam yang aman, nyaman, dan fungsional. Bukan sekadar tempat transit, tetapi oase urban yang menerangi perjalanan warga Bekasi menuju ke seberang kota atau justru kembali pulang.
Lokasi dan jaringan: Elevated station di Jakasampurna, Bekasi Barat, bagian dari Bekasi Line (Jabodebek LRT) .
Suasana malam: Tenang, dengan pencahayaan lembut dan nuansa futuristik yang humanis .
Frekuensi malam: Headway rata-rata 6–10 menit, memastikan mobilitas tetap lancar meski malam .
Tarif: Rp 5.000 untuk kilometer pertama, Rp 700 per km selanjutnya; tarif maksimum berkisar Rp 10.000–20.000 tergantung jam .
Fasilitas & akses: Bicycle parking, kios retail, vending machines, serta konektivitas tinggi dengan perumahan dan fasilitas sekitar .
Estetika kota malam: Cahaya lampu, struktur arsitektur, dan suasana tenang menjadikannya simbol mobilitas modern dengan sentuhan estetika malam.







