MDI NEWS | 30 Oktober 2025 — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak ada proyek stadion internasional di lahan milik warga. Ia menjawab protes warga yang mempertanyakan status tanah di wilayah Kota Depok.
Klarifikasi Gubernur Soal Isu Stadion Internasional
Dalam video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Dedi memberikan penjelasan langsung kepada publik. Ia menuturkan bahwa proyek stadion tersebut dijalankan oleh Pemerintah Kota Depok, Kemenpora, dan Kementerian PUPR.
“Yang ada itu adalah pemerintah Kota Depok bekerja sama dengan Kemenpora dan kementerian PU akan membangun stadion di Kota Depok,” ujar Dedi.
Lahan Pembangunan Stadion Ditawarkan oleh UIII
Dedi menyampaikan bahwa Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) telah menawarkan lahannya sebagai lokasi pembangunan stadion. Ia meminta masyarakat menyampaikan keberatan langsung kepada pihak universitas bila merasa memiliki bagian tanah di area itu.
“Apabila bapak merasa bahwa tanah milik Universitas Islam Internasional itu di dalamnya ada tanah bapak atau ahli waris sebaiknya tidak menyampaikan kepada saya. Sampaikan saja kepada UIII,” sambungnya.
Gubernur Tidak Terlibat dalam Sengketa Tanah
Dedi menjelaskan bahwa jabatan gubernur tidak memiliki hubungan dengan kepemilikan lahan yang disengketakan. Ia menegaskan peran pemerintah provinsi tidak mencakup urusan kepemilikan pribadi atau lembaga.
“Gubernur tidak ada kaitan dengan kepemilikan tanah yang dimiliki,” tegasnya.
Imbauan kepada Warga Depok
Dedi berharap masyarakat tetap tenang dan menyalurkan aspirasi melalui jalur resmi. Ia juga meminta agar tidak ada kesalahpahaman terkait proyek stadion yang sedang direncanakan.
Pemerintah daerah bersama kementerian terkait terus mengupayakan pembangunan yang transparan dan bermanfaat bagi masyarakat.







