MDINEWS – Pemerintah Kota Bekasi meminta agar kebijakan subsidi transportasi umum tetap dipertahankan menyusul rencana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keterjangkauan biaya transportasi bagi masyarakat yang setiap hari bergantung pada layanan angkutan massal menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Pemkot Bekasi menilai keberadaan subsidi menjadi faktor utama yang membuat layanan Transjabodetabek tetap dapat diakses oleh berbagai kalangan, terutama pekerja, pelajar, dan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Karena itu, meski terjadi penyesuaian tarif, pemerintah daerah berharap beban tambahan yang ditanggung penumpang tidak terlalu besar.
Menurut Pemkot Bekasi, transportasi publik memiliki peran strategis dalam mengurangi kemacetan sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Jika tarif mengalami kenaikan tanpa diimbangi subsidi yang memadai, dikhawatirkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal akan menurun.
Selain menjaga keterjangkauan tarif, subsidi juga dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi Jabodetabek yang setiap harinya melakukan perjalanan lintas wilayah untuk bekerja maupun beraktivitas.
Pemkot Bekasi berharap pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat terus mengalokasikan anggaran subsidi secara berkelanjutan sehingga layanan Transjabodetabek tetap menjadi pilihan transportasi yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas warga, keberlanjutan subsidi dinilai menjadi kunci untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan akses transportasi publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.







