Mdi News Depok, 3 Oktober 2025 Universitas Indonesia (UI) sukses menggelar Festival Pengabdian Masyarakat (Pengmas) 2025 selama tiga hari, Rabu (1/10) hingga Jumat (3/10), di Gedung Perpustakaan UI Depok, Jawa Barat. Rangkaian acara yang diwarnai pameran inovasi, donor darah, hingga talkshow inspiratif ini mencapai puncaknya pada Jumat (3/10) dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi massal bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini berhasil mencatatkan nama UI dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Pemeriksaan Gigi Inklusif untuk Pecahkan Rekor
Ratusan penyandang disabilitas dari berbagai wilayah hadir dalam kegiatan pemeriksaan gigi massal tersebut. Tim medis terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UI yang memberikan layanan gratis berupa pemeriksaan gigi, konsultasi, hingga edukasi kesehatan mulut.
“Supaya mereka itu lebih aware dengan kesehatan mereka, juga meningkatkan pemahaman dari orang tuanya sendiri supaya orang tuanya itu menjadi lebih peduli dengan kesehatan anaknya,” ungkap Lia, perwakilan panitia Festival Pengmas UI 2025.
Perspektif Medis: Pentingnya Deteksi Dini
Dalam kegiatan ini, tim dokter gigi tidak hanya melakukan pemeriksaan umum, tetapi juga mendeteksi berbagai masalah kesehatan gigi seperti karies, radang gusi, hingga kebutuhan perawatan lanjutan.
“Kalau dari kegiatan yang hari ini yang terkait dengan anak dan individu berkebutuhan khusus, ini merupakan kontribusi dan juga kampanye kami bahwa kami siap untuk memberikan pelayanan kesehatan, baik pada anak dengan kondisi normal maupun anak dengan kebutuhan khusus,” jelas Dr. M. Fahlevi Rizal, Pediatric Dentist yang terlibat dalam kegiatan.
Harapan dari Yayasan Pendamping
Pemeriksaan massal ini juga melibatkan kerja sama dengan sejumlah yayasan yang menaungi penyandang disabilitas. Salah satunya adalah yayasan yang turut mendampingi para peserta dalam mengikuti pemeriksaan.
“Kami ingin sekali terus berkolaborasi. Harapan kami, anak-anak bisa rutin diperiksa kesehatan gigi dan mulutnya, tidak hanya itu tapi juga mendapat perhatian pada aspek psikologinya,” tutur Diah Kusumawardani Wijayanti, Founder Yayasan Belantara Budaya Indonesia, pendamping penyandang disabilitas.
Rangkaian Festival Lainnya
Selain pemecahan rekor MURI, Festival Pengmas UI 2025 juga menghadirkan berbagai program lain, di antaranya:
Pameran produk inovasi dan teknologi hasil pengabdian masyarakat dari berbagai fakultas UI.
Donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang terbuka untuk umum.
Seminar dan talkshow dengan topik inklusi sosial, inovasi pendidikan, hingga pengabdian masyarakat ke daerah pelosok lewat program UI Mengajar dan Ekspedisi Patriot.
Penyerahan donasi ke Palestina sebagai bentuk solidaritas UI terhadap isu kemanusiaan global.
Komitmen UI untuk Inklusivitas
Festival Pengmas tahun ini menegaskan komitmen UI untuk menghadirkan pengabdian masyarakat yang tidak hanya luas, tetapi juga inklusif. Melalui rekor MURI pemeriksaan gigi massal bagi penyandang disabilitas, UI berharap dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan dan lembaga kesehatan lainnya untuk memperluas akses layanan kesehatan.
“Harapan kami, semoga kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sesuai dengan tujuannya, bisa memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat umum, terutama untuk teman-teman disabilitas,” tutup Lia.







