MDI.NEWS, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perdamaian di Timur Tengah hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak yang terlibat konflik mengakui dan menjamin keamanan Israel. Pandangan tersebut disampaikan Prabowo melalui sebuah video resmi yang diunggah oleh kanal Sekretariat Presiden dan beredar luas di ruang publik.
Pernyataan itu disampaikan dalam konteks konflik berkepanjangan di Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Palestina, yang hingga kini belum menemukan penyelesaian komprehensif. Video tersebut menjadi perhatian publik karena dinilai menyentuh isu sensitif dalam kebijakan luar negeri Indonesia yang selama ini konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.
Dalam tayangan resmi tersebut, Prabowo menekankan bahwa stabilitas kawasan tidak mungkin dicapai tanpa adanya jaminan keamanan bagi semua pihak. Menurutnya, keamanan Israel merupakan salah satu prasyarat penting untuk menghentikan siklus kekerasan yang terus berulang di kawasan tersebut.
Prabowo secara terbuka menyampaikan pandangannya mengenai hal tersebut.
“Saya juga terang-terangan mengatakan perdamaian hanya bisa datang kalau semua orang mengakui, menghormati, dan menjamin keamanannya Israel,” ujar Prabowo dalam video yang bersumber dari kanal resmi Sekretariat Presiden.
Ia menambahkan bahwa jaminan keamanan tersebut harus menjadi fondasi awal bagi terbukanya dialog dan proses penyelesaian konflik secara damai. Menurut Prabowo, tanpa rasa aman, upaya diplomasi tidak akan berjalan efektif.
“Israel pun harus dijamin keamanannya, baru kita bisa dapat perdamaian,” katanya.
Pernyataan tersebut memicu beragam reaksi publik karena Indonesia hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Sikap Indonesia yang mendukung Palestina selama ini dipandang sebagai bagian dari amanat konstitusi serta konsistensi politik luar negeri bebas aktif.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pandangannya mengenai keamanan Israel tidak berarti mengubah posisi Indonesia terhadap Palestina. Ia memastikan bahwa dukungan terhadap hak-hak rakyat Palestina untuk merdeka dan berdaulat tetap menjadi prinsip utama dalam kebijakan luar negeri Indonesia.
Video pernyataan Prabowo yang bersumber langsung dari kanal resmi Sekretariat Presiden itu kemudian dijadikan rujukan oleh warganet untuk memastikan keaslian pernyataan tersebut. Pernyataan itu pun berkembang menjadi diskusi luas di tengah masyarakat mengenai arah dan pendekatan diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinannya ke depan. (***)
Sumber : HN Studios







