MDI.NEWS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dipusatkan di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 ribu buruh dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memperjuangkan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pekerja yang masih menghadapi berbagai tantangan kesejahteraan.
“Negara harus hadir dan berpihak kepada rakyat kecil, kepada mereka yang bekerja keras setiap hari demi kehidupan yang lebih baik,” ujar Presiden di hadapan massa buruh.
Kepala Negara juga memaparkan sejumlah langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Salah satunya adalah pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) yang diharapkan memberikan kepastian hukum serta perlindungan yang adil bagi pekerja sektor domestik.
Selain itu, pemerintah membentuk Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) guna mengantisipasi gelombang pemutusan kerja dan memastikan perlindungan terhadap tenaga kerja tetap terjaga.
Dalam sektor kelautan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 terkait ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan perlindungan serta kesejahteraan nelayan, termasuk melalui pembangunan kampung nelayan yang menargetkan peningkatan taraf hidup jutaan masyarakat pesisir.
Perhatian pemerintah juga diberikan kepada pekerja sektor informal, termasuk pengemudi transportasi daring, melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur perlindungan bagi pekerja di sektor tersebut.
Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang ditargetkan rampung pada tahun ini. Regulasi tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja, pemerintah juga menargetkan pembangunan minimal satu juta hunian layak serta penyediaan akses pembiayaan dengan bunga rendah melalui perbankan milik negara.
Peringatan May Day 2026 berlangsung tertib dan penuh semangat solidaritas, mencerminkan harapan besar kaum pekerja terhadap peningkatan kesejahteraan dan perlindungan yang lebih baik dari negara.







