width=
width=

Tri Adhianto Dorong Percepatan Perbaikan Drainase dan Jalan Rusak

MDI.NEWS, Kota Bekasi—-Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan perlunya percepatan penanganan persoalan genangan air dan kerusakan infrastruktur jalan di wilayahnya. Hal tersebut disampaikan saat meninjau langsung kondisi lingkungan yang terdampak aliran air buangan rumah tangga. Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menjelaskan, genangan yang terjadi bukan semata akibat curah hujan, melainkan juga dipicu oleh sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Air limbah domestik yang tidak tertata dengan baik memperparah kondisi lingkungan dan merusak badan jalan.

Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, sebenarnya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk penanganan masalah tersebut. Namun, penggunaan anggaran melalui skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dinilai tidak akan mampu menyelesaikan persoalan dalam waktu dekat.

“Air yang menggenang ini merupakan buangan dari rumah tangga. Kita sudah punya anggaran sekitar Rp4 miliar, tetapi kalau hanya menunggu ABT, penyelesaiannya tidak akan cepat,” ujar Tri dalam keterangannya.

Menurutnya, hasil peninjauan di lapangan menunjukkan adanya persoalan teknis pada elevasi tanah yang menyebabkan aliran air tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi ini membuat air tertahan dan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.

Tri menegaskan bahwa solusi yang dibutuhkan bukan sekadar perbaikan sementara, melainkan rehabilitasi menyeluruh dengan pekerjaan konstruksi yang lebih berat dan terencana. Langkah ini dinilai penting agar masalah serupa tidak terus berulang.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah mencari skema terbaik untuk memanfaatkan anggaran secara efektif, termasuk dari hasil efisiensi yang tersedia. Koordinasi dengan berbagai lembaga pengawasan turut dilakukan guna memastikan proses berjalan sesuai aturan.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan kejaksaan, BPKP, dan BPK agar penanganan ini bisa segera dilakukan. Jika tidak ditangani, kerusakan jalan akan berdampak pada kesehatan masyarakat, kelancaran lalu lintas, serta memperparah kondisi lingkungan di sekitarnya,” tutupnya.  (***)

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS