width=
width=

DPW AsMEN DKI Gelar Rapat Konsolidasi Harlah ke 5 AsMEN

MDI.NEWS, Jakarta — Dewan Pimpinan Wilayah Asistensi Media Nasional (DPW AsMEN) DKI Jakarta menggelar rapat konsolidasi untuk mematangkan persiapan Hari Lahir (Harlah) ke-5 AsMEN. Rapat berlangsung di Kantor DPW AsMEN DKI Jakarta, Semper, Jakarta Utara, Selasa (6/10/2026).

 

Rapat tersebut dihadiri jajaran pengurus AsMEN dari sejumlah daerah, di antaranya DPD AsMEN Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang. Hadir pula jajaran DPW AsMEN Jawa Barat serta DPW AsMEN DKI Jakarta selaku tuan rumah.

 

Kegiatan konsolidasi digelar untuk memperkuat koordinasi antarpengurus sekaligus membahas berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan Harlah ke-5 AsMEN. Agenda yang dibahas meliputi tempat pelaksanaan, kepanitiaan, proposal, undangan, pendanaan, rangkaian acara, kegiatan sosial, serta penghargaan bagi sejumlah pihak.

 

Sekretaris DPW AsMEN DKI Jakarta, Imam Setiadi, bertindak sebagai pembawa acara. Dalam pembukaan, ia menyampaikan bahwa rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan bersama agar pelaksanaan Harlah ke-5 dapat berjalan tertib dan melibatkan seluruh unsur organisasi.

 

Wakil Ketua Umum I AsMEN, Muhammad Ilyas S.Pd.I., mengatakan Harlah ke-5 harus menjadi momentum untuk memperkuat perjalanan organisasi yang telah berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Ia mendorong jajaran pengurus untuk bersama-sama menyiapkan proposal yang dapat ditawarkan kepada instansi pemerintah maupun perusahaan sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan.

“Kita harus mempersiapkan proposal dan mengajukannya kepada instansi maupun perusahaan yang nantinya diharapkan dapat mendukung program Harlah ini,” kata Muhammad Ilyas.

 

Menurutnya, AsMEN merupakan wadah bagi perusahaan media dan perusahaan pers yang membutuhkan ruang bersama untuk membangun kerja sama serta mengembangkan potensi usaha media. Karena itu, pengurus di setiap tingkatan diminta aktif merangkul perusahaan media yang belum bergabung dan memperkuat jaringan organisasi.

 

Muhammad Ilyas juga menyebut peluang kerja sama di bidang periklanan dapat dikembangkan untuk membantu meningkatkan kemandirian perusahaan-perusahaan media yang berada dalam wadah AsMEN. Upaya tersebut dinilai penting agar organisasi dan anggotanya memiliki ruang yang lebih luas dalam menjalankan program.

“Forum AsMEN ini adalah rumah besar bagi perusahaan media. Karena itu, perusahaan media yang ada perlu kita rangkul dan kita dorong agar dapat berkembang bersama dalam wadah ini,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua DPW AsMEN DKI Jakarta, H. Vathurrohman, menyampaikan bahwa pelaksanaan Harlah ke-5 di Jakarta menjadi langkah baru setelah kegiatan sebelumnya digelar di Bekasi. Menurutnya, pelaksanaan di ibu kota juga menjadi momentum memperkuat eksistensi AsMEN di tingkat provinsi sekaligus membangun hubungan kelembagaan dengan berbagai instansi.

Vathurrohman menjelaskan, DPW AsMEN DKI Jakarta tengah mengupayakan penggunaan Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, sebagai lokasi utama kegiatan. Namun, kepastian tanggal pelaksanaan masih menyesuaikan dengan agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk kemungkinan kehadiran Gubernur DKI Jakarta.

“Kalau memungkinkan, kami ingin menggunakan Balai Agung dan menyesuaikan jadwal dengan agenda Bapak Gubernur. Kami juga sudah menyiapkan lokasi alternatif apabila jadwal tersebut belum dapat dipastikan,” ujar Vathurrohman.

 

Selain Balai Agung, panitia telah menyiapkan alternatif tempat di Perpustakaan Nasional dengan kapasitas sekitar 200 peserta. Opsi tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi agar rangkaian Harlah tetap dapat terlaksana apabila penggunaan Balai Agung belum memperoleh kepastian.

 

Sementara Wakil Ketua Umum II Abdul Haris membahas kebutuhan anggaran dan strategi pendanaan kegiatan. Panitia berupaya menekan biaya dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di lokasi kegiatan, sementara kebutuhan lainnya akan dipenuhi melalui dukungan sponsor, donatur, kerja sama dengan instansi, serta kontribusi dari jaringan organisasi.

 

Rangkaian Harlah ke-5 direncanakan tidak hanya berupa seremoni ulang tahun, tetapi juga diisi dengan seminar, kegiatan sosial berupa santunan anak yatim, serta pemberian apresiasi kepada pemuda berprestasi dan jurnalis. Panitia juga membahas pemberian piagam dan plakat sebagai bentuk penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi.

 

Dalam pembahasan mengenai undangan, panitia menyiapkan daftar peserta dengan memperhatikan keterwakilan pengurus AsMEN dari berbagai daerah. Selain unsur internal organisasi, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta unsur pemerintahan di DKI Jakarta direncanakan masuk dalam daftar undangan.

 

Konsolidasi tersebut juga menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan AsMEN sejak awal berdiri hingga berkembang di sejumlah provinsi. Pengurus menegaskan bahwa AsMEN merupakan organisasi berskala nasional sehingga seluruh jajaran di tingkat pusat, provinsi, dan daerah perlu membangun kolaborasi dalam menjalankan program.

“Harapan kami, melalui Harlah ke-5 ini AsMEN semakin dikenal di seluruh Indonesia dan mendapatkan dukungan yang lebih luas. Kita harus memperkuat kebersamaan antara DPP, DPW, dan DPD agar kegiatan organisasi semakin berkembang,” kata Abdul Haris.

 

Rapat konsolidasi selanjutnya membahas teknis proposal, pemetaan peserta, pembagian tugas kepanitiaan, serta koordinasi lanjutan dengan pihak terkait. Seluruh jajaran pengurus yang hadir diharapkan dapat mengambil bagian dalam menyukseskan Harlah ke-5 AsMEN sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas jaringan perusahaan media di Indonesia. (***)

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS