width=
width=
FILM  

Leo Pictures Perkenalkan Film Gak Masuk Akal, Bertabur Bintang dan Komedi

MDI.NEWS, Jakarta  — Leo Pictures memperkenalkan film terbarunya berjudul Gak Masuk Akal melalui konferensi pers yang digelar di Piazza Ground Floor, Gandaria City, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Film bergenre komedi ini menghadirkan puluhan pemain dari berbagai latar belakang, termasuk sejumlah aktor, komedian, kreator konten, dan figur publik yang turut meramaikan layar lebar Indonesia.

 

Konferensi pers tersebut menjadi ajang perkenalan para pemain sekaligus pengungkapan materi promosi resmi film, termasuk poster dan teaser. Acara yang berlangsung dalam suasana santai itu juga diisi dengan sesi bincang-bincang bersama para pemain dan pembuat film, serta kesempatan bagi awak media untuk melakukan wawancara langsung.

 

Produser Agung Saputra menjelaskan bahwa Gak Masuk Akal merupakan film ketujuh yang diproduksi Leo Pictures. Proyek ini menjadi bagian dari upaya rumah produksi tersebut menghadirkan tontonan dengan pendekatan berbeda sekaligus memperluas pilihan hiburan bagi penonton Indonesia.

 

Menurut Agung, banyaknya pemain yang terlibat bukan semata-mata untuk meramaikan daftar pemeran. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari strategi promosi agar film dapat menjangkau penonton melalui berbagai komunitas dan penggemar masing-masing pemain.

“Setiap film yang kami luncurkan memang berupaya menghadirkan banyak bintang. Selain memperkaya cerita, hal ini juga membantu promosi agar film dapat menjangkau lebih banyak penonton,” ujar Agung Saputra dalam konferensi pers.

 

Film ini disutradarai Deni Saputra, dengan Hadrah Daeng Ratu terlibat sebagai kreator dan pengawas kreatif. Keduanya mengembangkan cerita dengan pendekatan komedi yang mengangkat berbagai situasi tidak biasa. Ide-ide yang dinilai berlebihan dan sulit diprediksi menjadi salah satu unsur yang memperkuat karakter film tersebut.

 

Hadrah Daeng Ratu mengatakan bahwa banyaknya gagasan unik dalam film membuat proses kreatif berlangsung dinamis. Ia turut membantu mengarahkan berbagai ide agar tetap sesuai dengan kebutuhan cerita, meskipun sejumlah gagasan sengaja dibuat di luar kebiasaan.

“Film ini memiliki banyak ide gila yang terasa tidak masuk akal. Saya mencoba membantu mengarahkan ide-ide tersebut agar tetap sesuai dengan cerita, meskipun pada akhirnya banyak hal yang sulit ditebak,” kata Hadrah.

 

Daya tarik lainnya terletak pada deretan pemain yang terlibat. Kamal Rasyid, Sahil Muchsin, Sadana Agung, Bonar Manalu, Anya Geraldine, Luna Maya, Harasta Haifa Zahra, Agung Karmalogi, Sania Leonardo, Anisa Marbun, Ria Ricis, Sri Devi, Vior, Uni Bakwan, Lina Marpaung, Yatie Surachman, Jarwo, Fara Shakila, Radja Nasution, dan Rif’at menjadi bagian dari jajaran pemeran film ini.

 

Dalam sesi perkenalan, para pemain menyampaikan gambaran karakter yang mereka bawakan. Anya Geraldine, misalnya, berperan sebagai Lilis, seorang ibu tunggal yang memiliki anak bernama Raja. Sadana Agung berperan sebagai Suparno, sosok yang memiliki hubungan dekat dengan karakter Lilis dalam cerita.

 

Sejumlah pemain juga memperoleh pengalaman baru melalui keterlibatan mereka dalam proyek ini. Uni Bakwan dan Sri Devi mengungkapkan kebahagiaan karena mendapat kesempatan untuk tampil dalam film layar lebar. Pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang sebelumnya lebih dikenal melalui bidang hiburan lain.

 

Selain para pemeran, film ini melibatkan Asha Assuncao dan Aqeela Calista sebagai produser eksekutif. Keduanya mengaku tertarik bergabung karena ingin mencoba pengalaman baru di balik layar. Setelah menyaksikan filmnya, mereka menilai cerita yang disajikan mampu menghadirkan banyak momen lucu dan kejutan yang sejalan dengan judulnya.

 

Antusiasme serupa disampaikan para pemain yang berharap film ini dapat menjadi hiburan bagi masyarakat. Perpaduan komedi, karakter yang beragam, dan situasi tak terduga diharapkan mampu memberikan pengalaman menonton yang menyenangkan bagi penonton dari berbagai kalangan.

 

Leo Pictures menjadwalkan penayangan film Gak Masuk Akal di bioskop Indonesia mulai 7 Januari 2027. Melalui perpaduan pemain lintas generasi dan pendekatan komedi yang tidak biasa, film ini diharapkan dapat menarik perhatian penonton pada awal tahun mendatang. (***)

Penulis: Rizki Trainar
WWW.MDI.NEWS