Mdi.News Indramayu, Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila dan menyongsong 100 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2045, lembaga pendidikan berasrama Al Zaytun menggelar pertemuan akademik yang melibatkan 51 profesor dan akademisi untuk merumuskan konsep transformasi revolusi pendidikan berasrama menuju Indonesia modern abad ke-21.
Forum tersebut membahas berbagai tantangan pendidikan nasional, mulai dari penguatan karakter, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemandirian ekonomi, hingga pembangunan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan. indramayu 01 Juni 2026
Para peserta menilai bahwa sistem pendidikan berasrama memiliki potensi besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, kepemimpinan, integritas, dan semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Dalam pertemuan tersebut, dirumuskan sejumlah gagasan strategis yang diharapkan menjadi kontribusi bagi pengembangan pendidikan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Di antaranya penguatan kurikulum berbasis sains dan teknologi, pendidikan karakter, ketahanan pangan, wawasan kebangsaan, serta pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Pimpinan dan akademisi yang hadir menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen bangsa. Pendidikan dipandang sebagai kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera pada usia satu abad kemerdekaan.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan pendidikan Al Zaytun, Indramayu, tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi dan rumusan strategis yang dapat menjadi masukan bagi pengembangan sistem pendidikan nasional di masa depan.
“Pendidikan adalah investasi peradaban. Melalui transformasi pendidikan berasrama yang modern, inklusif, dan berorientasi masa depan, Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global menuju Indonesia Emas 2045,” demikian salah satu kesimpulan yang mengemuka dalam forum tersebut.







